BOLMONG,MANADONEWS,-.Guna peningkatan disiplin dan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmong, maka metode absen dengan menggunakan sidik jari (Finger Print) sudah mulai diterapkan pada Selasa (23/1).
Dari penuturan Kepala Bagian (Kabag) Risalah dan Perundang-undangan Hariono Paransi, bahwa hal ini merupakan instruksi dari Pemkab Bolmong untuk memaksimalkan kinerja.
“Dengan adanya alat ini, maka akan berdampak pada peningkatkan disiplin ASN, khususnya di Sekretariat Dewan. Alat finger print sudah dipasang Dinas Komunikasi dan Informasi. Sedangkan, DPRD baru kali ini,”katanya.
Sementara itu Bagian Organisasi Setda Bolmong, Fadly Ligatu mengatakan, untuk efektif penggunaan finger print Bulan Februari mendatang.
“Itu baru deteksi wajah. Untuk sidik jari masih belum sinkron. Kami berupaya mulai efektif bulan februari,”tutupnya.
( stvn )












