Airmadidi, ManadoNews – Anggota Polisi yang bertugas di kesatuan Ditresnarkoba Polda Sulut Brigadir Jeral Ronglish (30-an) nyaris tewas dianiaya kakak beradik warga kecamatan Kauditan yakni OO Alias Okta (44) dan RO alias Rob (42) keduanya adalah warga Kecamatan Kauditan Minahasa Utara (Minut), Selasa (23/10) 00:15 WITA.
Kronolognya, kejadian bermula saat korban bersama anaknya yang masih kecil menggunakan kendaraan roda empat keluar rumah dengan tujuan membeli Pampers.
Sesampainya di lokasi tepatnya di Desa Watudambo II Kecamatan Kauditan tiba-tiba korban melihat pelaku yang sudah dalam keadaan mabuk, dan pada saat korban memarkirkan kendaraannya, kendaraan tersebut di hantam oleh pelaku dengan menggunakan tangan.
Adu mulut pun terjadi, sontak pelaku menanyakan siapa kamu “korban” korban pun menjawab dirinya adalah anggota Polri. Dengan lancang pun pelaku mengatakan dirinya adalah anggota TNI.
Melihat situasi yang semakin keruh dan merasa terdesak maka saat itu korban langsung mengambil botol yang berisikan bensin dengan maksud untuk menakut-nakuti pelaku agar pelaku tidak menyerang korban. Namun saat itu pelaku tetap melakukan penyerangan dan terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku.
Kemudian pada saat korban terjatuh di lantai pada saat itulah adik pelaku ikut melakukan penganiayaan terhadap korban yang mengakibatkan korban mengalami luka lecet pada kedua tangannya, luka lecet pada hidung serta pelipis sebelah kiri, luka memar dan bengkak pada bagian kepala sebelah kiri akibat dibenturkan ke tembok.
Sempat berpisah korbanpun langsung mencari aman dengan menggunakan kendaraan langsung mencari pertolongan di Polsek Kauditan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Saat dikonfrimasi Kapolsek Kauditan Iptu Muhammad Maulana Miraj S.IK membenarkan kejadian pengeroyokan tersebut.
“Kedua pelaku kakak beradik sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kauditan guna dilakukan proses Hukum lebih lanjut,”Ungkap Kapolsek.
Aso












