Gubernur Olly Dondokambey Pelopori Bangun Perumahan Pendeta

  • Whatsapp
Gubernur saat memberikan sambutan. (Ist)
Gubernur saat memberikan sambutan. (Ist)
Gubernur saat memberikan sambutan. (Ist)

MANADO, MANADONEWS – Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, memelopori dibangunnya pembangunan perumahan Sola Gratia, yang diperuntukan bagi para Pendeta, Guru Agama dan Pekerja Gereja/Oikumene, pada Kamis (28/07), dengan melakukan peletakan batu pertama bersama Dirut Bank Sulutgo DR James Salibana SE, dilokasi perumahan Jalan Ring Road II Mapanget Manado, dalam suatu Ibadah Syukur dipimpin Pdt Petra Rembang dari Sinode GMIM.

Gubernur mengatakan, dibangunnya rumah  impian  bagi para pendeta denominasi gereja di daerah ini, sebagai salah satu bentuk dukungan para pihak terkait pada tataran implementasi terhadap program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK) yang sementara digulirkan oleh Pemprov Sulut, serta guna menjawab program Nawa Cita dari Presiden Jokowi khususnya meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

Bacaan Lainnya
Gubernur ketika melakukan peletakan batu pertama. (Ist)
Gubernur ketika melakukan peletakan batu pertama. (Ist)

“Saya tahu selama ini para pendeta yang masih aktif melayani, disiapkan pastori (rumah tempat tinggal). Namun setelah pensiun nanti  banyak pendeta belum memiliki rumah sendiri,  dan ini hasrat saya membangun hunian bernuansa religi pertama di Kota Manado ini”, ungkap Gubernur.

Baca Juga:  Fraksi Hanura Tolak RAPBD Perubahan 2016
Ibadah pentahbisan pembangunan perumahan pendeta. (ist)
Ibadah pentahbisan pembangunan perumahan pendeta. (ist)

Oleh karenanya, dalam kerjasama ini Gubernur meminta Bank Sulutgo dan PT Matuari Maju selaku developer, dapat memberikan pelayanan terbaik mulai dari proses pembangunan hingga distribusinya nanti.

“Saya ingin kerjasama ini dapat dilaksanakan sebaik mungkin dan tepat sasaran guna pemenuhan aspek manfaat, tata ruang, kelestarian lingkungan dan juga fasilitas penunjang lainnya, sehingga benar-benar bisa dirasakan oleh para pendeta sebagai user”, terangnya.

Gubernur mengakui, rencana awal membangun perumahan bagi pendeta ini berawal dari pembicaraan dengan Sinode GMIM, namun dalam pelaksanaannya ikut melibatkan sinode dari denominasi gereja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *