Lumentut Buka Musrenbang RPJMD 2016-2021

fb_img_1473935257272MANADO, MANADONEWS- Meskipun belum memenuhi batas waktu pengajuan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yakni enam bulan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado tahun 2016 – 2021, memasuki tahapan akhir di usia bulan keempat pemerintahan Walikota dan Wakil Walikota Manado usai dilantik oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey 9 Mei 2016 lalu. .

Bahkan menurut pihak Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, pengajuan RPJMD Kota Manado yang sudah berada pada Uji Publik Rencana Akhir RPJMD, berada pada urutan pertama dari 6 Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara yang sementara diproses. Diperkirakan pada awal bulan Oktober nanti, Kota Manado sudah bisa memiliki RPJMD 2016-2021.

Hal inipun mengemuka dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Akhir RPJMD Kota Manado 2016-2021 yang digelar di Hotel Peninsula Manado yang dibuka Walikota Manado Vicky Lumentut.

“Agenda ini dilakukan setelah pembahasan Rencana Awal RPJMD yang telah diserahkan, dibahas, dan ditetapkan oleh DPRD. Dan saya memberi apresiasi khusus kepada DPRD, di bawah kepemimpinan Ibu Ketua, Nortje van Bone, para Wakil Ketua, serta Ketua dan anggota Pansus RPJMD, karena telah berhasil merekomendasi kan perubahan, penyempurnaan, dan penambahan, kemudian diserahkan kepada kami yang mengajukan, ”  ucap Waliota Manado Vicky Lumentut.

Baca Juga:  Tiga Kandidat Sekprov Diumumkan Hari Ini
Walikota Vicky Lumentut tengah menyampaikan sambutan
Walikota Vicky Lumentut tengah menyampaikan sambutan

Lanjutnya, setelah disempurnakan, dan sesuai mekanisme pembahasan RPJMD, maka harus kita bicarakan lagi dalam sebuah kegiatan Musrenbang RPJMD. Dan hasil ini kembali akan kita ajukan ke DPRD, untuk menuju pada proses penetapan Perda RPJMD untuk nantinya dokumen ini menjadi pijakan bagi semua pemangku kepentingan di kota Manado untuk mengawal pembangunan di tahuhn 2016-2021

“Kegiatan uji publik dalam Musrenbang sangat penting untuk menata kota LIMA tahun ke depan. Dan ini juga tidak hanya bersifat seremonial karena memang seperti itu tahapan,”ucapnya.

Selain itu kat Walikota yang mengusung visi Manado Cerdas 2021 ini menganggap forum Musrenbang merupakan momen penting untuk membicarakan dan menghasilkan rumusan program.

“Memang isinya lebih banyak diwarnai dengan visi dan misi yang telah saya dan wakil walikota manado sosialisasikan pada waktu kami ikut kompetisi pilkada 2015 dan berlanjut di 2016. Dan inipun wajib hukumnya untuk ditampung penuh dalam RPJMD karena menjadi komitmen politik kami untuk dilaksanakan.”‘tuturnya

Lebih jauh kata Vicky,  isinyapun akan tergambar arahan-arahan tingkat nasional melalui RPJMN 2015-2019 tetapi juga RPJMD Sulawesi Utara 2016 – 2021.  Dan bersama Bappeda, kami mengharapkan juga mengakomodasi Kabupaten/ Kota di sekitar manado sehingga terbangun sinergitas bagi Manado sebagai ibukota Sulut.

“Kita perlu rumuskan bersama sebagai dokumen yang penting selama lima tahun ke depan. Dan saya dan pak Wakil menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya telah hadir di tempat ini sekaligus memberikan masukan guna penyempurnaan RPJMD kita. Dan semoga semua pemikiran yang dituangkan hari ini dapat dirumuskan dengan baik sehingga membawa Manado LIMA tahun ke depan bisa lebih baik dan dapat berkompetisi dengan Kota lain di Indonesia,” pungkas Lumentut.

Ikut dalam hajatan tersebut Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan SE,SH,STH, Ketua DPRD Nortje van Bone, Kepala Bappeda, Peter K.B. Assa, Ph.D, Dandim 1309, Letkol Arm Yohanes Toar Pioh, Kapolresta , Kombes Hisar Siallagan, serta Tim Ahli Penyusunan RPJMD, Pembantu Rektor IV Universitas Negeri Manado di Tondano, Dr. Ichdar Domu, Dekan Fispol Unsrat, Drs. Novie Pijoh, M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat, Dr. Herman Karamoy, S.E, M.Si, Ak serta Sekretaris Kota Ir Haefrey Sendoh Msi.

(Onal Gampu)

Baca Juga:  Harapan Jimmy Eman, Semangat Para Penginjil Terus Warnai GMIM