Fraksi Hanura Tolak RAPBD Perubahan 2016

  • Whatsapp
received_120300000450048349
Walikota Vicky Lumentut menandatangani RAPBD Perubahan/foto: manadonews/onal

MANADO, MANADONEWS- Rapat paripurna pembahasan tingkat dua terkait APBD Perubahan yang dimulai pukul 23.00 wita berjalan aman.

Pantauan wartawan media ini, rapat paripurna yang dihadiri oleh 35 anggota dewan serta sejumlah SKPD itu dimulai dengan laporan masing masing komisi yang dimulai dari komisi A yang dibacakan oleh Royke Anter dengan menyentil tentang pengangkatan jabatan ASN serta pemerintah kota lebih memperhatikan upah para tenaga kebersihan.

Bacaan Lainnya

Bukan cuma itu saja dalam laporan komisi B yang dibacakan oleh Lina Pusung , lebih menitik beratkan pada penilaian APBD Perubahan yang mengalami penurunan PAD. Oleh karena itu pemerintah diminta untuk mempeketat pengunaan anggaran ,serta disparbud lebih gesit membuat film film dokumenter. Selain itu komisi B merekomendasikan agar dana keluar daerah bagi administrasi perekonomian ditambah untuk mencapai target.

Baca Juga:  Makan Siang Bersama Pengungsi, Gubernur Tunjukan Sikap Empati Sebagai Pemimpin

“Dinas perikanan dan kelautan harus mampu mempertanggung jawabkan realisasi keuangan,”tambah Pusung.

Ironisnya pada saat pembacaan komisi B berlangsung Ketua Fraksi Hanura Benny Parasan, mengkritisi kebijakan pimpinan dewan yang tergolong plin plan alias tak berpendirian dalam mengambil kebijakan.

“Kalau so model bagini lebeh bae bubarkan saja lembaga dewan yang  plin plan bagini,”koar parasan dengan nada jengkel.

Sementara itu komisi C dalam laporan yang dibacakan oleh Lily Binti SE mengungkapkan, agar pemerintah kota manado melaksanakan pembangunan infrastruktur tepat sasaran dan memperhatikan prinsip efisiensi pengunaan anggaran termasuk memaksimalkan penerangan jalan umum agar kota manado lebih terang benderang.

“Tanah pekuburan juga harus secepatnya dialokasikan agar kebutuhan masyarakat  terpenuhi,” tambah Binti.

Sementara itu komisi D dalam laporan yang dibacakan oleh Abdulwahid Ibrahim lebih menekankan pada beberapa SKPD untuk lebih intens dan seksama dalam urusan wajib dan tidak wajib seperti didinas pendidikan sebagai mitra kerja.

“Banyak anggaran yang tidak teranggarkan dalam bidang agama dan peningkatan kesehatan masyarakat,” koar Wahid

Baca Juga:  Wakili Gubernur, Asisten Dua Rudy Mokoginta Terima Kunker DEN dan Komisi VII DPR RI

Sementara itu Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut DEA,MSI diapit Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE,SH,STH memberikan apresiasi kepada seluruh Komisi yang sudah bersinergis dengan kalangan eksekutif dalam memparipurnakan APBD Perubahan untuk dijadikan Peraturan Daerah.

“Kami berikan apresiasi atas kepedulian kalangan legislatif yang sudah menyetujui Ranperda APBD Perubahan 2016 untuk dijadikan Perda,”tegas Lumentut.

Pada kesempatan forum paripurna tingkat dua pembahasan APBD Perubahan itu fraksi Hanura dan Nasdem menolak secara terang terangan terkait laporan APBD Perubahan tahun anggaran 2016 karena tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

(Onal Gampu)

Pos terkait