
TOMOHON, MANADONEWS – Jemaat GMIM Siloam Taratara diajak untuk menjadi teladan dalam membina kerukunan hidup antar umat beragama dan hendaknya saling toleransi satu dengan yang lain sehingga tercipta kehidupan yang rukun dan damai di Kota Tomohon.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS), pada Minggu (26/2), saat menyampaikan sambutannya disela ibadah syukur hari ulang tahun (HUT) ke-26 Jemaat GMIM Siloam Taratara Wilayah Tomohon Dua.
“Semoga lewat ibadah syukur jemaat saat ini, akan memotivasi dan membangun kualitas iman seluruh jemaat dalam menapaki perjalanan kehidupan sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus,” ujar Sompotan.
Sementara kepada pimpinan, pelayanan khusus bersama jemaat yang ada diharapkan tetap terus menjalin kebersamaan dan bergandengan tangan untuk membangun jemaat dalam semangat persatuan dan kesatuan.
“Atas nama pemerintah Kota Tomohon serta pribadi dan keluarga, saya menyampaikan selamat merayakan hari ulang tahun jemaat yang ke 26,” tutur Sompotan.
Ibadah syukur yang digelar di gedung gereja GMIM Siloam Taratara dipimpin Pdt Arthur Rumengan MTh, selaku wakil ketua BPMS GMIM bidang ajaran, pembinaan pengembangan. Dalam khotbahnya, Rumengan mengingatkan kepada jemaat bagaimana mengelola berkat Tuhan.
“Rancangan Tuhan kekayaan bisa dimiliki siapa saja dan keselamatan bisa dimiliki siapa saja karena Tuhan itu baik kepada setiap orang. Oleh karena itu, marilah kita kelolah berkat Tuhan dengan baik,” ungkap Rumengan.
Pada kesempatan itu melalui panitia, SAS dipercayakan menjadi salah satu juri untuk bersama-sama dengan tim lain melakukan penilaian lomba pameran bunga antar kolom.
Selain perangkat pelayan dan jemaat Siloam, hadir pula ketua BPMW Tomohon dua Pdt Grace Rumengan Ngantung MTh, Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc, serta unsur pejabat jajaran Pemkot Tomohon.
Fransiscus












