Team DPUPR Lakukan Survey Masalah Banjir, Ringroad Salah Satu Penyebab Banjir

  • Whatsapp

MANADO,MANADONEWS- Pembenahan sarana infrastruktur harus segera dilakukan. Pasalnya, disaat curah hujan tinggi Kota Manado seringkali jadi langganan banjir.

Menurut Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Dr Ir Piter KB Assa Msi dalam setiap pembangunan pasti ada konsekuensi yang dapat mendatangkan masalah dikemudian hari. Pun demikian halnya dengan pembangunan ringroad. Apakah konsekuensi akibat pembangunan ringroad itu sendiri atau alih fungsi lahan/ pembangunan lain pasca ringroad telah selesai terbangun.

“Salah satu masalah adalah meningkatnya debit air ataupun sedimen limpasan dari kawasan ringroad menuju ke daerah yang lebih rendah atau ke arah kota Manado. ” ucapnya

Menurut Dr jebolan Harvard ini, kalau Limpasan itu  semakin besar terjadi bilamana sistem drainase jalan di ringroad dan kawasan baru yang terbangun di sekitarnya tidak ditatabangun dengan baik, mengikuti ketentuan RTBL maupun RTRW. Maka akibatnya banyak spot spot area tertentu di bagian hilir ringroad akan tetap menjadi korban banjir air dan sedimen. “Sebagai contoh berdasarkan hasil survey DPUPR tanggal 23 dan 26 Maret lalu di daerah yang baru baru ini terdampak banjir yaitu di kelurahan Wanea lingkungan II (kawasan sekitar perumahan Kejaksaan) dan kelurahan Malendeng. “Tukasnya

Diapun menambahkan tim Apache DPUPR telah melaksakakan survey. Dan hasil survey menunjukkan, bahwa kondisi banjir menjadi semakin parah dikarenakan beberapa hal yang melanggar ketentuan aturan bahkan teknis, yakni, badan anak sungai semakin ke hilir semakin mengecil penampang alirannya akibat mundurnya areal tanah/bangunan milik warga yang mempersempit sungai, banyaknya bangunan warga yg berdiri di atas anak sungai/saluran induk drainase yang menjadi penghalang aliran,  banyak sumbatan dalam box culvert/gorong-gorong/jembatan oleh sampah; terjadinya pendangkalan sungai/saluran oleh sedimen bekas gusuran dari areal ringroad yg mengendap serta semakin mengecilnya luasan RTH sebagai daerah resapan air baik di bagian hulu, tengah maupun hilir DAS. 

“Nah berdasarkan temuan survey tersebut maka DPUPR telah mengadakan rapat koordinasi kemarin 27/3 dengan pihak kelurahan, kecamatan, Bappelitbang, Dis Perkim, Pol PP dan Dinas Lingkungan Hidup untuk  menyampaikan bentuk solusi jangka pendek dan jangka panjang hasil kajian sementara DPUPR.”ucap Assa

Baca Juga:  Wali Kota Tomohon Ajak Masyarakat Manfaatkan Setiap Peluang untuk Kembangkan Usaha

Selain itu katanya, dalam waktu dekat ini kami juga merencanakan untuk berkoordinasi dengan Pemkab Minut, Balai Jalan dan Jembatan, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I dan Pemerintah Provinsi Sulut,dengan tujuan  dalam rmembicarakan solusi terpadu penataan sistem drainase kawasan ringroad hingga kawasan perkotaan untuk mengurangi banjir.

“Perubahan ini perlu secepatnya dilakukan agar kondisi banjir yang terjadi di Kota Manado bisa diminimalisir menuju manado kota cerdas,”tegas Assa.

 

(ONAL GAMPU)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *