Dalam Forum Ini, Mangindaan Tegaskan Kepada Mahasiswa Perjauangan Tak Akan Pernah Mati

  • Whatsapp

Manado, MN-Wakil Ketua MPR RI Evert Ernest (EE) Mangindaan menegaskan perjuangan tidak akan ‘mati’ jika dilakukan dengan tulus.

“perjungan yang Tulus tidak akan pernah mati untuk memperjuangkan masyarakat,” katanya dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada civitas akademis  Universitas Katolik De La Salle Manado, di Kampusnya, Rabu (29/3)

Acara tersebut  di Ketua Yayasan Unika Pastor Benny Salome, Rektor Unika Pastor Revi Rafael Tanod, mahasiswa dan mahasiswi berbagai fakultas serta dosen pengajar.

Menurut Gubernur Sulut 1995-2000 ini salah satu perjuangan yang terus dilakukan sosialsisasi 4 pilar MPR. Lape bangga bangga sikap ke-Bhinekaan dan NKRI masyarakat Sulut.

“Bara Hasibuan terpilih dari dapil Sulut untuk DPR RI. Artinya masyarakat sudah NKRI,” katanya.

Hanya sajadirinya terus melakukan Sosialisasi karna masih lemahnya pemahaman.

“Sekarang banyak pengarus ISIS , paham radikal masih berkeliaran di mana mana,” tukasnya seraya menyebut masih ada sifat panatisme kedaerahan salah satunya dalam Pilkada. Dia menyebut kepala daerah harus asli putra daerah.

“Harus berpikir nasional dong. Jangan terpojok cara pikir kita,” sintirnya lape sapaan akrab Mangindaan.

Baca Juga:  Polres Minut Sita 1.4 Ton Sianida

Sejauh itu, tantangan bangsa ini sangat berat yang berasal dari dalam dan global. Dimana dirinya menghimbau mahasiswa menekankan agar generasi muda meneladani para pendiri bangsa Indonesia yang sangat tinggi rasa toleransi dan rasa kebhinnekaannya. Generasi muda bangsa, lanjut Mangindaan, adalah agen dalam pemahaman dan implementasi Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa di lingkungannya masing-masing.

“Pemahaman generasi muda yang baik tentang Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa akan membentengi dari pengaruh pemahaman radikal dan pemahaman yang merusak kebhinnekaan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Marhany Pua menambahkan banyaknya etnis harus terus di jaga. Sedangka. Anggota DPR RI dari fraksi PAN Bara Hasibuan mengatakan AA Maramis mempunyai peran besar membangun bangsa. Keragamaan sudah terbentuk sejak awal negara ini. “Sulut sangat toleran dan majemuk dan itu terjadi kesehararian masyarakatnya,” katanya.

Sedangkan Ketua Yayasan Unika De La Salle Manado Pastor Benny Salome mengatakan sosialisasi ini bisa menambah pengetahuan mahasiswa generasi muda akan Pancasila dan nilai- nilai luhur bangsanya, juga menambah wawasan soal konstitusi bangsa.  Rektor sampai meliburkan seluruh perkuliahan untuk mengikuti sosialisasi penting ini, sehingga kita harapkan semua akan bertambah wawasan. (djamzu)

Baca Juga:  Tinjau UNBK, Penjabat Bupati Minahasa Video Conference dengan Gubernur

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *