Menko Kemaritiman Minta Perhatikan Pendidikan

  • Whatsapp

Bitung, MN – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan meminta para Gubernur, Walikota dan Bupati untuk memperhatikan pendidikan masyarakat.

“Kita sekarang tidak lagi bicara Jawa sentris tetapi sudah Indonesia sentris. Kita ingin daya saing. Makanya Indonesia Timur ini jadi penting pendidikannya”, tekan Menteri,  ketika memberikan pengarahan dalam rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) bersama provinsi Maluku dan Maluku Utara di atas kapal penumpang PT.Pelni, KM.Doro Londa yang sandar di pelabuhan samudera kota Bitung, Jumat siang (7/4-2017).

Hadir Gubernur Maluku, Said Assagaff dan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba. Turut mendampingi menteri, Walikota Bitung, Maximiliaan Lomban dan Wakil Walikota Bitung, Maurits Mantiri sebagai tuan rumah.

Menurut menteri, jika pendidikan di setiap daerah unggul tentu Indonesia akan mampu bersaing dan tidak akan ‘dijajah’ negara manapun. “Tadi saya sudah singgung mengenai demografi, yaitu mengenai pendidikan. Saya berharap pedidikan ini menjadi penting, karena tanpa pendidikan yang baik  kita akan kalah dengan negara lain”, paparnya.

Baca Juga:  Wali Kota Terima Kunker Pemkab Sangihe

Menko memberi contoh jumlah insinyur di Indonesia masih 3 orang dari 1000 penduduk. Sedangkan di Vietnam, sudah 9 berbanding 1000. Artinya Indonesia masih kalah dibanding Vietnam. ”Kita harus kejar mereka. Jadi saya berharap gubernur, bupati dan walikota, ini semua harus kita jadikan penting soal pendidikan. Dengan pendidikan,akan memberikan knowledge dan hati yang sama untuk membangun daerah ”, tambahnya.

Gubernur  Maluku, Said Assagaff, sebelumnya mengatakan daerahnya seakan kurang diperhatikan, karena itu pihaknya merasa gembira masih ada kepedulian dari Menko Kemaritiman. “Rasa-rasanya kami ditinggalkan. Harapan kami terakhir cuma satu,  dari bapak Menteri Menko”, kata Assagaff mengundang aplaus dari para peserta dan tamu yang hadir dalam ruangan pertemuan di dek 4.

Menteri Ruhut Panjaitan berjanji semua keluhan dan masukan dari daerah akan dia sampaikan kepada presiden Joko Widodo, karena menurut dia, presiden sangat paham dan respon mendengar keluhan setiap daerah.

Menteri berkesimpulan dari semua pemaparannya tadi,   ada tiga hal penting dalam membangun daerah di Indonesia. “Pertama kita harus bangun kekompakan kita. Kita harus bangun persatuan kesatuan kita. Kedua kualitas Sumber Daya Manusia. Ini sumber penting. Ketiga mengenai masalah sampah. Menurut saya jika sampah ini tidak kita atasi,  akan menjadi masalah besar dan akan merusak investasi infrastruktur kita yang banyak pada pariwisata”, tekannya.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Polsek Pelabuhan Manado Dirikan Pos Pelayanan Ops Ketupat

Usai sekitar 30 menit memberikan pengarahan dan pemaparan, Menteri Kemaritiman langsung balik pulang ke Jakarta melalui bandar Sam Ratulangi Manado. (Jef)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *