Watung : Masyarakat Berhak Dapatkan Informasi Publik

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Menyikapi era modern saat ini,apalagi tentang keterbukaan informasi kepada masyarakat.Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Bolaang Mongondow ( Bolmong ) melalui Dinas Komunikasi dan Informasi ( Kominfo ),melaksanakan sosialisasi dan diskusi UUD NO 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik di ruang rapat Asisten 3 pada selasa ( 11/4 ).Kegiatan sosialisasi ini juga,bekerja sama dengan Komisi Informasi Publik ( KIP ) Sulawesi Utara.

Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung yang diwakili Asisten 1 Chriss Kamasaan mengatakan, hak memperoleh informasi,merupakan hak asasi manusia,dan keterbukaan informasi publik merupakan ciri negara demokratif.

Oleh karena itu pemberlakuan UUD no 14 tahun 2008 harus di maknai dengan positif,karena tanpa informasi masyarakat sulit untuk memberikan partisipasi dan masukan yang optimal dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

” Dalam transparansi kehidupan bernegara,salah satu elemen pentingnya adalah hak-hak masyarakat untuk mendapatkan informasi publik sesuai dengan undang-undang ” ujar Watung.

Ditambahkannya pula,selain sebagai upaya mewujudkan akuntabilitas publik, juga untuk meningkatkan partisipasi dalam pengambilan keputusan publik maupun pelaksanaannya.Dalam pelaksanaan good goverment memiliki 3 pilar yaitu transparansi, partisipasi dan akuntabilitas.

Baca Juga:  Gunung Tumpa akan Disulap Jadi Bukit Doa

” Oleh karena itu UUD ini sangatlah penting untuk Pemkab Bolmong yg saat ini sedang dan akan terus bekerja keras dalam mewujudkan transparansi yang prima untuk masyarakat “jelas Watung.

Bupati juga memberikan apresiasi atas dilaksanakan kegiatan yang strategis ini,dan berharap kegiatan ini menjadi awal untuk mendapatkan informasi publik sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yg berlaku.

” Kedepannya,semoga kegiatan ini bisa berkesinambungan,sehingga keterbukaan informasi bisa didapatkan masyarakat luas ” pungkas Watung.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi ini,tokoh masyarakat,insan pers,lsm,serta pihak yang terkait.
( steven rapar )