Banyak Sekolah Hanya Pinjam Komputer

  • Whatsapp
Seorang siswa serius membaca soal ujian di layar komputer dalam UNBK hari terakhir di SMA Negeri 2 Bitung, Kamis 4 April 2017. (foto.Jeff)
Seorang siswa serius membaca soal ujian di layar komputer dalam UNBK hari terakhir di SMA Negeri 2 Bitung, Kamis 4 April 2017. (foto.Jeff)

 

BITUNG –  Tekad dan nekad dari Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Bitung untuk melaksanakan UNBK wajar mendapat apresiasi dari pemerintah provinsi Sulut maupun pusat.

 

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK (3-6 April) dan SMA (10-13 April) di kota Bitung berlangsung sukses, walaupun banyak sekolah hanya meminjam komputer.

 

Dari penelusuran, rata-rata semua sekolah terpaksa meminjam komputer berupa laptop milik siswa, karena jumlah komputer milik sekolah tidak mencukupi. Bahkan ada sekolah penyelenggara UNBK berusaha meminjam komputer dari sekolah lain.

 

“UNBK di SMA Negeri 2,  kami nilai berjalan sukses. Walaupun kami terpaksa meminjam sebanyak 130 buah laptop siswa, karena komputer sekolah sangat kurang”, ungkap Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bitung, Jootje Tumiwa, usai memberi pengarahan kepada siswa peserta UNBK, Kamis siang (13/4-2017).

 

Tumiwa merasa bangga,  karena dalam kesulitan mencari fasilitas komputer UNBK, para siswanya rela meminjamkan laptop pribadi untuk dipakai saat ujian.

Baca Juga:  Royke Roring Ikut Sidang Tertutup Program Doktoral

 

Sejumlah siswa mengaku rela meminjamkan laptop mereka untuk membantu sekolah yang kesulitan. “Kami tidak keberatan, karena ini juga untuk (kepentingan-Red) kami semua”, ujar Dimas Tatiwakeng didampingi StellaTombokan, siswa kelas 12 IPA 1.

 

SMA Negeri 2 Bitung tercatat sebagai sekolah penyelenggara UNBK dengan jumlah siswa terbanyak, 371 orang. Sekolah ini terpaksa membagi 4 ruangan ujian dengan 3 sesi setiap hari.

 

Kepsek Tumiwa sempat mengeluhkan masalah kekurangan fasilitas komputer kepada Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sulut, Gemmy Kawatu, yang memantau UNBK di SMA Negeri 2, Rabu siang. “Pak kepala dinas sudah melihat kondisi ini. Beliau menjanjikan provinsi akan membantu untuk ke depan”, ujar Tumiwa.

 

Di sekolah lain, Kepala SMA Don Bosco Bitung, Irene Untu, mengaku ada kebanggaan dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer meski hanya meminjam fasilitas komputer dari sekolah lain. “Kami meminjam komputer milik SMK Polaris”, ungkapnya

 

Menurut dia, sekolahnya sebenarnya belum mempunyai fasilitas memadai untuk melaksanakan UNBK tahun 2017 ini.  Tapi karena punya tekad untuk membantu para siswa melewati ujian dengan baik, pihak sekolah terpaksa berusaha. “Beruntung kami satu yayasan dengan SMK Polaris, jadi dapat kemudahan meminjam komputer mereka”, jelasnya.

Baca Juga:  Ditinjau Menko Perekonomian,Lomban Optimis KEK Bitung Bakal Jadi Treager Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Timur Indonesia

 

Peserta ujian di SMA Don Bosco Bitung tahun ini berjumlah 126 siswa. Sama seperti sekolah lain, sekolah ini juga ujian dalam 3 sesi setiap hari karena jumlah komputer hanya 40 unit.

 

Sedangkan Kepsek SMA Kristen Bitung, Jetty M Makal, malah memilih meminjam peralatan komputer di SMK Negeri 5 Aertembaga yang lokasinya berjarak sekitar 4 kilometer. Ini karena SMA Kristen Bitung sama sekali tidak mempunyai fasilitas komputer bagi siswa.

 

Untungnya SMKN 5 sudah menggelar UNBK pekan sebelumnya, sehingga peralatannya bisa dipinjamkan. “Namun dengan syarat kami harus bertanggungjawab penuh jika ada kerusakan selama UNBK ini. Kami juga bersedia membayar biaya listrik selama UNBK dan biaya untuk proctor termasuk teknisi IT”, jelas Jetty.

 

Kepsek SMAKER berharap sekolahnya bisa mendapat bantuan peralatan komputer dari propinsi. “Kami berharap Diknas propinsi Sulut dapat membantu. Apalagi Gubernur Sulut sudah mengatakan akan memperhatikan fasilitas bagi sekolah SMK dan SMA yang belum ada,” katanya.

 

UNBK tingkat SMK/SMA tahun 2017 ini di Kota Bitung,  diikuti 12 SMK dan 9 SMA. (Jef)

Baca Juga:  Tak Kenal Lelah, Andrei Angouw dan Richard Sualang terus 'Baron' Manado Hadiri Undangan Warga

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *