Momentum Harkitnas, Tetty: Pelihara Terus Semangat Kebersamaan Persatuan Dan Kesatuan

  • Whatsapp
Bupati CEP yang selalu memperjuangkan pembangunan di Minsel

AMURANG, MANADONEWS – Membangun dan memelihara semangat kebersamaan persatuan dan kesatuan merupakan modal penting yang sangat berharga dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu ketika memberikan pidato saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke 109, Senin (22/5) di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan.

Bacaan Lainnya

Bupati mengharapkan dengan momentum Harkitnas dapat lebih dimaknai dan direnungkan khususnya mengenai semangat kebangsaan. Karena, kata dia, berbagai dinamika yang berkembang serta kondisi akhir-akhir ini membuat masyarakat terancam terpecah belah.

“Dalam menghadapi berbagai tantangan, diharapkan kepada seluruh elemen dan masyarakat khususnya di Minsel agar mengedepankan semangat kebersamaan sebagai sebuah bangsa yang bermartabat dan memiliki daya saing tinggi,” ujar Tetty.

Baca Juga:  Usulan Bupati Minsel untuk Jalur Amurang - Melonguane Direspon Menteri Budi Karya Sumadi


“Tidak akan ada bangsa yang maju tanpa bersatu dan berjuang keras‎. Untuk itu, marilah kita membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen bangsa tanpa menghiraukan adanya perbedaan adat, budaya dan paham-paham lainnya demi sebuah cita-cita bangsa terus relevan sepanjang masa, sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai Harkitnas,” jelasnya lagi.


Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyinggung pemerataan pembangunan yang berkeadilan, sebagai wujud kebangkitan Nasional yang menjadi tema dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun ini.

Setelah upacara peringatan selesai, rangkaian acara Harkitnas dilanjutkan dengan aksi melepas burung merpati di monumen Benteng Portugis yang berada di pusat kota Amurang.


Sebelum memulai aksi melepas burung merpati, Bupati Tetty mengatakan bahwa aksi melepas burung ini termasuk dalam rangkaian acara Harkitnas. Burung Merpati dipilih karena merpati adalah simbol perdamaian, persaudaraan, cinta kasih dan kesetiaan.

“Dengan melepas burung merpati ini, yang adalah simbol perdamaian, persaudaraan, cinta kasih, dan kesetiaan, kiranya kita terus menjaga kekompakan serta kebersamaan dalam memelihara semangat persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa” kata Bupati.

Baca Juga:  Pemkot Kotamobagu Jamin 31.521 Warga Kotamobagu Penerima BPJS Gratis


Selanjutnya Bupati menambahkan, kiranya momen Harkitnas ini bisa membuat Minsel semakin maju, Hebat dan Terdepan.
(Advetorial/Devi. Karamoy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *