Bersama 1.000 Orang, Presiden Jokowi Hadiri Buka Puasa Bersama OSO

  • Whatsapp

Jakarta, manadonews – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  Selasa malam (6/6/2017) menghadiri acara Buka puasa bersama di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang ( OSO) di Jalan Karang Asem Raya, Jakarta Selatan. Tidak kurang dihadiri sekitar 1000 orang seperti Presiden Joko Widodo, menteri Dalam negeri, Tjahjo Kumolo, menteri Hukum dan Ham, Yasona Laoly, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, wakil ketua MPR EE Mangindaan, Wakil Ketua MPR , Mahyudin, Ketua DPR RI Setya Novanto, Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Menkopolhukkam  Wiranto, Jaksa Agung HM, Prasetyo dan beberapa Menteri lainnya,  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol  M . Iriawan, mantan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan pejabat lainnya, pimpinan Parpol, Tokoh masyarakat, pemuka agama,  Ormas, dan lain sebagainya.

Seusai berbuka, Presiden Jokowi menyatakan, dirinya menghadiri acara buka puasa ini,  dalam rangka mempererat tali silaturahmi.

“Ya, ini silaturrahim dalam rangka buka puasa bersama. Ini kan sebuah acara yang saling mempererat tali persaudaraan kita,” ujar Jokowi sambil menyebutkan, acara buka puasa ini juga  untuk mempererat ukhuwah Islamiyah , sekaligus mempererat ukhuwah wathoniah kita. Sambil  berbuka kadang-kadang juga berbicara tentang hal-hal yang berkaitan dengan persoalan-persoalan atau masalah-masalah kebangsaan kita,”kata Jokowi.

Baca Juga:  Menghadiri Rakor Walikota Kotamobagu Paparkan Potensi Pengembangan Kopi dan Kewirausahaan Pemuda di Kotamobagu

Sedangkan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang berbicara sebagai tuan rumah, selain menyampaikan terimakasih atas kehadiran  Presiden Jokowi dan pejabat/pimpinan lembaga tinggi negara, juga mengemukakan bahwa suasana buka puasa bersama ini memiliki arti yang penting karena mempererat silaurahmi, kedamaian dan persaudaraan.

“ Kalau seperti ini terus, sungguh indah negara kita ini” ujar OSO seakan menggambarkan bahwa kedamaian dan persaudaraan sesama anak bangsa  sangat diperlukan, demi terwujudnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(djamzu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *