Berita TerbaruMinahasaSulawesi Utara

Hari Komsos Sedunia ke-60: Pastor Made Ajak Umat Bijak Bermedia Sosial dan Merawat Persaudaraan

×

Hari Komsos Sedunia ke-60: Pastor Made Ajak Umat Bijak Bermedia Sosial dan Merawat Persaudaraan

Sebarkan artikel ini

MINAHASA, MANADONEWS.CO.ID – Perayaan Hari Komunikasi Sosial Sedunia (Komsos) ke-60 menjadi momentum refleksi penting bagi umat untuk kembali memahami makna komunikasi sebagai sarana membangun persaudaraan, persatuan, dan nilai kemanusiaan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Dalam homilinya, RD. Yohanes I Made Pantyasa,Pr menegaskan bahwa komunikasi sejatinya merupakan anugerah yang mempersatukan manusia lintas perbedaan bahasa, budaya, suku, maupun latar belakang sosial. Menurutnya, manusia diciptakan untuk hidup dalam relasi dan komunikasi yang membawa damai, bukan perpecahan.

MANTOS

“Bahasa dan komunikasi adalah jembatan pemersatu. Melalui komunikasi, kita dapat saling memahami, saling menguatkan, dan membangun kehidupan bersama yang lebih baik,” ungkap Pastor Made saat membawahkan homily di Gereja St. Petrus Warembungan Minggu (17/05/2026).

Dalam refleksinya, Pastor Made juga menyoroti realitas kehidupan modern saat ini, di mana manusia seakan hidup dalam dua dunia: dunia nyata dan dunia media sosial. Kehadiran teknologi digital disebut membawa banyak manfaat, namun sekaligus menghadirkan tantangan besar apabila tidak digunakan secara bijaksana.

Ia mengingatkan umat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terutama dalam membuat unggahan maupun komentar yang dapat memicu perpecahan, kebencian, ataupun kesombongan.

“Kadang tanpa sadar kita lebih banyak berkumpul di media sosial daripada membangun komunikasi nyata dengan sesama di sekitar kita. Karena itu, setiap postingan harus menjadi cerminan nilai kasih, kesopanan, dan tanggung jawab,” tuturnya.

Pastor Made menilai media sosial seharusnya menjadi ruang untuk menyebarkan harapan, semangat persaudaraan, dan nilai-nilai Injil, bukan tempat memperuncing perbedaan ataupun menyebarkan informasi yang merusak hubungan antar sesama.

Pada kesempatan tersebut, Pastor Made juga mengajak umat untuk terus membangun budaya komunikasi yang sehat di tengah keluarga, lingkungan gereja, maupun masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik lahir dari hati yang mau mendengarkan, menghargai, dan memahami orang lain.

Ia menegaskan bahwa semangat Hari Komsos Sedunia bukan hanya tentang teknologi komunikasi, tetapi tentang bagaimana manusia memakai komunikasi sebagai sarana menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan sehari-hari.

“Walaupun berbeda latar belakang, agama, budaya, dan pandangan, kita tetap dapat bersatu ketika komunikasi dibangun dengan cinta kasih dan penghormatan terhadap sesama,” ujarnya.

Mengakhiri homilinya, Pastor Made mengajak seluruh umat, khususnya generasi muda, untuk menjadi pewarta kebaikan di era digital dengan menghadirkan konten-konten yang membangun, mengedukasi, dan membawah damai.

Hari Komsos Sedunia ke-60 pun menjadi pengingat bahwa komunikasi bukan sekadar soal teknologi, melainkan tentang bagaimana manusia tetap menjaga nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan iman di tengah dunia yang terus berubah.

Dengan semangat itu, umat diharapkan mampu menjadi pribadi yang bijak bermedia sosial, mampu menyaring informasi dengan baik, serta menghadirkan wajah Gereja yang ramah, penuh kasih, dan dekat dengan sesama di ruang digital maupun kehidupan nyata. (Riko)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop