Konsep Pembangunan Pro Kemanusiaan Bob Janis Berbagi Kasih dengan Lansia

oleh
Bob Janis dan keluarga foto bersama usai ibadah di KGPM Lai/
Bob Janis dan keluarga foto bersama usai ibadah di KGPM Lai/

ONDONG, MANADONEWS – Membangun daerah butuh keberpihakan terhadap semua komponen, termasuk di dalamnya kalangan Lanjut usia (Lansia) dan anak Yatim.

Itulah semangat yang terpatri dalam diri Bob Nover Janis. Menururutnya, apalah artinya gencar melaksanakan pembangunan jika di dalamnya tidak terdapat konsep pembangunan kemanusiaan yang antara lain berisikan kebijakan pro Lansia dan anak yatim.

“Pemahaman saya sangat sederhana. Manusia adalah subyek pembangunan. Dan manusia yang dimaksudkan adalah setiap orang yang dalam dirinya bersemayam nilai – nilai luhur. Nilai luhur itulah yang memposisikan setiap orang berstatus subyek pembangunan,” paparnya.

Sebagai subyek pembangunan tidak boleh sekalipun mengesampingkan keberadaan manusia, baik anak – anak, orang dewasa, lansia ataupun mereka yang karena satu alasan tertentu menjadi yatim, pun yatim piatu.

Konsep itulah yang membuat figur muda bartalenta ini setia denganĀ  tindakan – tindakan yang berorientasi pada atensi kepada Lansia dan anak yatim.

“Sebab pada dasarnya mereka juga adalah subyek pembangunan yang partisipasinya sangat dibutuhhkan dalam proses pembangunan,” katanya kepada manadonews, Kamis (13/7).

Baca Juga:  15 Juli, Grand Final Maing dan Wolla 2016
Bob Janis saat menyerahkan bantua beras kepada lansia/

Maka saat menghadiri ibadah Minggu (9/7), di gereja KGPM Bukit Zaitun Lai, sosok yang namanya mulai gencar dikaitkan dengan Pilkada Sitaro tahun depan itu menyerahkan bantuan beras kepada Lansia.

Aksi itu, katanya, menjadi salah bentuk rasa empaty sebagai sesama warga Sitaro atas dasar kepemilika rasa saling memiliki..

“Ini akan berlanjut terus dan berlaku bagi setiap warga Sitaro yang membutuhkan dan karena mereka memang berhak memilikinya,” terangnya.

Fik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *