BPS Kotamobagu Gelar FGD Pembahasan Data Publikasi Dalam Angka

 

KOTAMOBAGU,MANADONEWS,-.Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kotamobagu menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang pembahasan Publikasi Data Dalam Angka Tahun 2017,selasa (8/8),di Gedung Lembah Bening.

Materi yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu penyelenggaraan kegiatan statistik sektoral yang disampaikan oleh Kepala BPS Kotamobagu Didik Tjahyawinardi,serta dihadiri oleh perwakilan BUMN,Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi dan lembaga di lingkungan Kotamobagu.

Didik menjelaskan, Kotamobagu dalam angka merupakan publikasi yang nantinya diterbitkan oleh BPS setiap tahun, yang nantinya akan memuat data populer di semua sektor ekonomi Kotamobagu.

” Rapat publikasi data yang pertama kali kita gelar ini,merupakan persiapan publikasi Kotamobagu dalam angka yang nantinya akan menggambarkan potret dari pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah Kotamobagu “jelas Winardi.

Lanjutnya,tujuan FGD yang paling utama adalah untuk memperbaiki kualitas data yang akan dipublikasikan.Kemudian meminta masukan dan saran untuk perbaikan di tahun mendatang.Karena, dalam Undang-Undang Statistik Nomor 16 Tahun 1997, statistik terbagi menjadi 3 jenis, yang pertama adalah statistik dasar yang penyelenggaraannya diselenggarakan BPS dan berskala nasional dan lintas sektoral, kedua statistik Sektoral, hanya untuk instansi tertentu yang diselenggarakan instansi bersangkutan secara mandiri atau bersama BPS, dan yang ketiga Statistik Khusus yang diselenggarakan untuk kebutuhan spesifik dunia usaha, pendidikan, sosial dan lainnya yang di selenggarakan oleh lembaga atau organisasi dan lainnya secara mandiri atau bersama BPS.

Baca Juga:  Ada 3 Poin Penting Dirapat Rutin Partai. Salah Satunya Bahas Pemerintahan Tahun 2022

“ Ini penting dijelaskan agar peserta yang ikut dalam diskusi ini akan mengerti dan tidak akan pernah berbenturan antara BPS dengan Dinas Statistik atau bidang statistik yang ada di daerah.Dengan kata lain untuk menyamakan persepsi dan definisi dalam rangka persatistikan nasional “tutupnya.
( armen modeong )

Pos terkait