Ivone Bentelu Ajak Perempuan Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Kapeta

oleh
Satu demi satu bibit tanaman mangrove ditancapkan ke dalam tanah oleh Ivone Bentelu dan kaum perempuan/Foto: manadonews
Satu demi satu bibit tanaman mangrove ditancapkan ke dalam tanah oleh Ivone Bentelu dan kaum perempuan/Foto: manadonews

ONDONG, MANADONEWS –  Hutan Mangrove memiliki fungsi dari berbagai sudut pandang baik itu manfaat secara ekologi, manfaat secara ekonomi, manfaat secara fisik, manfaat secara biologi, dan manfaat secara kimia, juga manfaat secara sosial yang semuanya berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakat pesisir.

Dasar pemahaman itulah yang membuat anggota DPRD Provinsi yang juga Srikandi Dapil Nusa Utara dr. Ivone Bentelu, merasa penting melestarikan hutan mangrove.

Bersama kaum perempuan, politisi PDI Perjuangan ini melakukan penanaman mangrove di pesisir pantaiu Kapeta, Senin (18/9). Selain melestarikan lingkungan, penanaman dilakukan mengingat pantai Kapeta bisa menjadi destinasi wisata yang potensial bagi Sitaro.

Bagi srikandi yang masuk nominasi kandidat Pilkada Sitaro ini, pantai Kapeta yang terletak Kecamatan Siau Barat Selatan wajib diperhatikan mengingat manfatanya bagi kehidupan masyarakat.

“Dengan menanam mangrove akan membuat ekosistimnya tetap terjaga dengan baik,” ujarnya kepada manadonews, Selasa (19/9).

Dengan adanya hutan mangrove, Ivone berharap dapat menambah wawasan masyarakat khususnya tentang kontribusi mangrove yang sangat besar itu.

“Dan jangan lupa, hutan mangrove juga dimanfaatkan dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tukasnya.

Dengan karakteristiknya, lanjutnya, hutan mangrove memiliki nilai estetika, baik faktor alamnya maupun kehidupan yang ada di dalamnya.

“Hutan mangrove memberikan objek wisata yang berbeda dengan objek wisata lainnya,” imbuhnya.

foto: manadonews/

Sebagai wakil rakyat dapil Nusa Utara, kata Ivone, telah menjadi tekadnya untuk memajukan daerah antara lain dengan melestraikan lingkungan laut dan danau melalui aksi menanam mangrove.

“Manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh generasi Sitaro saat ini dan masa depan,” tandasnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka menilai apa yang dilakukan Ivone adalah sebuah aksi kemanusiaan.

“Terus terang kami jarang melihat ada tokoh daerah yang tergerak melestarikan lingkungan dengan menanam mangrove. Apa yang dilakukan ibu Ivone sangat membanggaan bagi kami,” terang para kaum perempuan yang turut terlibat dalam aksi penanaman.

Dikatakan mereka meski harus terjun ke dalam pasir berlumpur mereka sangat bersyukur bisa ambil bagian dalam upaya penyelamatan lingkungan bersama figur perempuan idola mereka.

Fik

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *