Yanni Tuuk Hadiri Ibadah Perayaan Natal Yesus Kristus GPDI Jemaat ” Ekklesia ” Dulangon

Wabup Yanni Ronny Tuuk saat membawakan khotbah

 

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Memasuki bulan Desember tahun 2017 yang merupakan bulan kelahiran Yesus Kristus, hampir semua umat Kristiani mulai melaksanakan ibadah pra-Natal. Demikian juga hal ini dilakukan oleh Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPDI) jemaat ” Ekklesia ” Dulangon, Wilayah Lolak, Sabtu (2/12) malam.

Dalam ibadah ini, turut juga dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow (Bolmong) Yanni Ronny Tuuk, Ketua TP-PKK Lesly Lanny Kaligis, Pimpinan dan Pengurus DPD GPDI Wilayah Lolak, perwakilan Armed Bogani, serta Jemaat GMIBM sekitar.

Nampak, Wabup Yanni dan istri tercinta bersama jemaat mengikuti ibadah dengan khusyuk yang mengangkat Tema ” Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu “(Kolose 3 : 15). Serta Sub Tema ” Melalui Natal Ini Marilah Kita Tunjukkan Sikap Damai Sejahtera, Demi Terwujudnya Damai Kristus Diantara Sesama “.

 

Puji-pujian dari pimpinan DPD GPDI Wilayah Lolak dan Gembala

 

Selain pemasangan lilin Natal, ibadah juga diisi dengan refleksi natal oleh pemuda dan remaja gereja, serta puji-pujian dari anggota jemaat setempat, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GPDI Wilayah Lolak dan gembala, serta jemaat GMIBM wilayah Lolak yang hadir.

Baca Juga:  Gubernur Olly Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Wabup Yanni dalam pembacaan Alkitab mengambil di Matius pasal 2 ayat 1-2 dan ayat 10-11 tentang kedatangan orang majus saat Yesus dilahirkan.

 

Wabup Yanni bersama istri tercinta Lesly Lanny Kaligis

 

” Yang harus kita contohi dari orang majus, yakni sifat baik mereka yang walaupun jauh, namun tetap berusaha menemui Yesus,”kata Wabup Yanni.

Terpenting adalah teladan orang majus, yang mengakui sumber berkat dan kasih sayang, serta kemuliaan hanya Yesus satu-satunya.

 

Refleksi Natal dari pemuda dan remaja

 

” Prinsip yang diteladankan oleh majus adalah menghilangkan perbedaan yang ada. Oleh sebab itu, saat kita datang di ibadah Natal, berarti kita harus memberi sesuatu yang terbaik kepada Yesus,”ujarnya.

Semangat Natal itulah seharusnya menjadi bagian untuk memberikan yang terbaik kepada Tuhan. Oleh karena itu, jangan mengutamakan kepentingan persiapan diri sendiri.

” Sekalipun menghadapi Natal, kita jangan merasa bangga dengan pemberian yang besar kepada Tuhan, karena semuanya itu milik Tuhan,”pungkasnya.
( stvn )