Gubernur Tegaskan THR Wajib Diberikan Paling Lambat H-7

MANADO, MANADONEWS – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menegaskan perusahaan wajib memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) paling lambat H-7 atau 7 hari sebelum hari raya keagamaan. Dengan kata lain, perusahaan wajib memberikan THR paling lambat 7 hari sebelum Natal.

Hal itu terungkap dalam Surat Edaran Gubernur Sulut Nomor : 560/3378.1/Sekr.DTKT tanggal 11 Desember 2017 tentang pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Natal Tahun 2017.

“THR keagamaan wajib dibayarkan selambat-lambatnya tujuh hari sebelum hari raya keagamaan,” seperti yang disampaikan Gubernur Olly dalam surat edaran.

Untuk meminimalisir adanya keterlambatan membayar THR, lanjut Gubernur Olly, pihaknya telah mengimbau para bupati dan walikota di Sulut untuk membuka posko pengaduan khusus untuk masalah THR.

“Untuk mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pelaksanaan pembayaran THR keagamaan, Bupati/Walikota menginstruksikan kepada kepala dinas kabupaten/kota yang membidangi ketenagakerjaan untuk membentuk Posko Satgas pengaduan peduli natal 2017,” paparnya.

Baca Juga:  Suprise Warga Kawanua Amerika buat Ibu Rita