Bupati Yasti Hadiri Rakornas Pamsimas

 

 

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III, di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jalan Pattimura no.20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan dukungan para pihak dalam pencapaian target akses universal air minum dan sanitasi tahun 2019.

Hadir pula pada kegiatan tersebut, Dirjen Bangda Kemendagri, Sekjen PU, Dirjen Cipta Karya Kementerian PU, serta Dirjen PPMD Kemendes, serta perwakilan dari 365 Kabupaten se-Indonesia yang menjadi lokasi program Pamsimas III.

Diketahui, program Pamsimas merupakan salah satu kegiatan pembangunan infrastruktur pemukiman yang dikelola oleh Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kemendagri, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, untuk pencapaian target 100 persen akses air minum aman dan sanitasi yang layak pada tahun 2019 bagi masyarakat di kawasan perdesaan.

Baca Juga:  Desa Pineleng Satu Tingkatkan Siskamling

Program Pamsimas ini dilaksanakan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Dimana, masyarakat difasilitasi untuk secara mandiri dapat memenuhi kebutuhan infrastruktur air minum dan sanitasi.

Pendekatan ini dilakukan untuk menumbuhkan prakarsa, inisiatif dan pertisipasi aktif masyarakat dalam memutuskan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan, operasi dan pemeliharaan sarana terbangun, serta upaya pengembangan keberlanjutan dan kegiatan peningkatan derajat kesehatan di masyarakat.

Tahun 2017 ini merupakan tahun pertama dari tahap pelaksanaan program Pamsimas III. Dimana, proses persiapan dan perencanaan didesa sasaran program telah dimulai pada tahun 2016 silam.

Saat ini terdapat 365 Kabupaten, yang merupakan kabupaten untuk lokasi program Pamsimas III yang mengimplementasikan program dilebih dari 4.500 desa.
( stvn )