Korban saat dimintai keterangan di Mapolsek Poigar
BOLMONG,MANADONEWS,-.Peristiwa penganiayaan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bolmong, kali ini menimpa Julistio Sondakh, siswa SMU 1 Poigar pada Kamis (12/4) sekitar pukul 15.30 Wita di Desa Tiberias, Kecamatan Poigar.
Peristiwa ini berawal saat korban pulang dari sekolah, dan pada saat tiba di Jalan Trans AKD tepatnya disimpang 3 masuk ke Desa Tiberias, korban melihat sudah banyak anak-anak siswa sekolah dari SMK Nanasi yang berkumpul dilokasi tersebut, yang diantaranya pelaku yang dikenali korban, yakni masing-masing SM alias Topo dan WD.
Pada saat itu korban tak menghiraukan para pelaku tersebut. Namun, tiba-tiba salah seorang pelaku berinisial AJP langsung mendekati dan bersiap melakukan pemukulan. Disaat itulah korban langsung bersiap untuk melakukan pemukulan balik, akan tetapi korban langsung dihantam dengan batu oleh pelaku WD dan mengenai betis kaki kiri, sehingga menyebabkan korban langsung terjatuh.
Disaat korban bangun untuk membalas memukul, tiba-tiba pelaku Topo mengambil sebuah gunting dari dalam tas sekolah dan langsung menikam dibagian punggung kiri, sehingga korban mengalami luka tusuk dipunggung kiri. Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku langsung melarikan diri.
Mendapat laporan, pihak Polsek Poigar langsung bergerak cepat dengan turun ke lokasi.
“Pasca kejadian, korban langsung mendapat perawatan oleh pihak medis,” ujar Kapolsek Poigar, Ipda Kahari melalui Kanit Reskrim Aiptu Samad Danial.
Saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolsek Poigar untuk diproses lebih lanjut sesuai perundang-undangan.
“Ketiganya sudah kami amankan untuk diproses hukum,” tutup Danial yang dikenal akrab dengan kalangan jurnalis.
( stvn )












