Diprakarsai Pemuda Katolik Sulut, Pengobatan Gratis Diikuti Ratusan Warga Kema

MINUT, MANADONEWS –
Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Sulawesi Utara (Sulut) kembali menggelar pengobatan gratis. Ya, bakti sosial (baksos) yang menjadi salah satu program unggulan sejak dinahkodai Lexi Mantiri SS ini diselenggarakan di Desa Kema, Kecamatan Kauditan, Minggu (6/5). Sebanyak 250 masyarakat antusias pada kegiatan yang disponsori Pemerintah Provinsi Sulut, melalui Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM). Adapun mereka yang ikut terdiri dari orang dewasa, lansia maupun orang muda. Selain umat katolik, warga non-katolik (muslim dan protestan) turut antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Sejak pukul 13.00, urutan teknis pemeriksaan dimulai dengan tes mata (melihat huruf-huruf yang sudah disediakan di papan) yang dipandu oleh petugas. Lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan mata oleh dokter. Sesudah diperiksa, mereka mengambil resep pada petugas apoteker yang sudah disiapkan. Untuk peserta yang mengalami gangguan ringan pada mata diberi resep atau kacamata. Yang mengalami gangguan serius pada mata dianjurkan untuk meminta surat rujukan dan diperiksa lebih lanjut di RS Mata Provinsi.
“Kegiatan baksos yang diselenggarakan Pemuda Katolik bekerja sama Pemprov Sulut sangat membantu masyarakat di Desa Kema. Dengan adanya kegiatan ini menunjukan bahwa Pemuda Katolik sangat peduli kemasyarakatan,” kata salah satu Tokoh Masyarakat Desa Kema, Jouke Julita Karuntu.
Ibu ‘Uke’ sapaan akrab Legislator Minut ini menuturkan, aksi sosial kemasyatakatan tersebut sangat mulia karena membantu masyarakat. “Luar biasa biasa. Ada perhatian dari Pemuda Katolik untuk masyarakat. Sangat berguna dan sangat bermanfaat,” beber Ketua Stasi Gereja Katolik St Fransiskus Xaverius Kema ini.
Tak lupa, dia mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi kepada Pemuda Katolik dan Pemprov Sulut yang sudah menggelar pengobatan gratis dan pembagian kaca mata.
“Terima kasih kepada Pemuda Katolik Komda Sulut, Pemprov Sulut, para dokter yang sudah melayani umat di stasi kema dan masyarakat. Terima kasih juga kepada pastor paroki yang sudah mendukung sepenuhnya kegiatan ini hingga bisa terlaksana dengan baik,” ucap salah satu Dewan Pembina Pemuda Katolik Sulut ini.
Ucapan apresiasi juga datang dari Pastor Paroki, Pst Wens Mawikere Pr. “Terima kasih. Teruslah membawa panji Pemuda Katolik hingga ke pelosok Sulawesi Utara. Pro Ecclesia et Patria,” tukasnya.
Sementara itu, Lexi Mantiri mengatakan, pengobatan gratis merupakan program organisasi sebagai bentuk kepedulian bagi sesama. “Ya, bagaimana juga kita mengimplementasikan tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) Keuskupan Manado 2018 (Menjadi Komunitas Yang Semakin Beriman dan Solider). Solidaritas untuk membantu sesama yang membutuhkan pelayanan,” ungkapnya.
Lanjut salah satu kader terbaik Pemuda Katolik Sulut yang saat ini mendapat dorongan maju sebagai Calon Anggota DPD RI, kegiatan tersebut serangkaian dengan Yubileum 150 tahun masuknya Gereja Katolik di wilayah Keuskupan Manado. “Ini sudah direncanakan sejak tahun lalu,” ujarnya.
Dia berharap, melalui baksos ini masyarakat setempat ikut terbantu.
“Terima kasih kepada Rumah Sakit Mata yang telah membantu sepenuhnya program kami ini. Terima kasih juga buat Pastor Paroki Wens Mawikere, Ketua Stasi Ibu Julita Jouke Karuntu, serta pihak pemerintah dan masyarakat Desa Kema,” tandasnya. (YOUNGKY)

Baca Juga:  Aksi Sumendap Halangi Pengendara Suruh Putar Balik di Jalur Satu Arah

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
528 votes

This will close in 10 seconds