4 Bukit di Bolmong Terbakar

 

BOLMONG, MANADONEWS, -Musim kemarau yang panjang ditambah adanya ulah oknum warga yang terus melakukan pembakaran lahan perkebunan, membuat Titik Hotspot Terus Bertambah di Wilayah Bolmong Raya (BMR).

Menurut Press Release BMKG Pusat, musim kemarau yang sampai saat ini masih terus berlanjut di wilayah Sulawesi Utara khususnya Bolaang Mongondow Raya akan mencapai puncaknya pada Bulan Oktober.

Dari hasil pantauan BPBD Kab. Bolaang Mongondow melalui Satelit *Aqua, Terra & SNPP* dengan tingkat Confidence terendah 25 %, Titik Hotspot diwilayah BMR sejak sepekan terakhir cenderung bertambah.

Sehingga Sosialisasi kepada Masyarakat berupa Himbauan akan bahaya pembakaran lahan untuk perluasan areal Perkebunan terus dilakukan BPBD Kab. Bolaang Mongondow melalui Pemerintah Desa maupun Kecamatan.

Bahkan pantauan BPBD Kab. Bolaang Mongondow sejak sepekan terakhir tercatat kurang lebih 5 Lokasi kawasan Perbukitan maupun pegunungan yang terbakar akibat ulah oknum warga masyarakat yang ingin memperluas lahan perkebunan.

“Cara mereka memperluas lahan perkebunan dengan membakar, karena selain hemat biaya juga hanya bermodalkan korek api,” ujar Kepala BPBD Bolmong, Haris Dilapanga, Rabu (26/9) siang.

Baca Juga:  Prihatin Terhadap Warga Bolmong, Lesly Berikan Tips Atasi DBD

Adapun Hasil data yang ada sampai saat ini untuk kawasan perbukitan & pegunungan yang terbakar di wilayah Kab. Bolaang Mongondow yaitu :
– Perbukitan Inobonto (Kelurahan Inobonto, Desa Inobonto II)
– Perbukitan Poigar (Desa Mariri Lama)
– Perbukitan PT. CONCH
– Perbukitan Desa Lalow
– Pegunungan Labuan Uki

Sedangkan Untuk titik Hotspot yang terdeteksi Satelit sampai hari ini tersebar diwilayah :
▪Kec. Poigar (3 Titik Api)
▪Kec. Bilalang (1 Titik Api)
▪Kec. Lolayan (1 Titik Api)
▪Kec. Lolak (1 Titik Api)

Untuk Titik Hotspot diwilayah Kab. Bolaang Mongondow Utara terdeteksi 3 Titik Api masing2 :
▪Kec. Sangkub ( 1 Titik Api)
▪Kec. Pinogaluman (2 Titik Api). (David).