Airmadidi, ManadoNews – Kasus digigit anjing rabies mencapai ratusan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sejak dari bulan Januari sampai sekarang. Hal ini dikatakan Kadis Kesehatan Minut dr Rina Wityawati, Kamis (27/9) di kantor DPRD Minut.
“Positif Rabies pada manusia tidak ada akan tetapi gigitan anjing rabies mencapai ratusan,”kata Wityawati.
Dijelaskannya, Dinas Kesehatan masih banyak stok faksin rabies. kalau pun habis kami akan ajukan di APBD perubahan.
“Cuma masalah sekarang stok di semua apotik yang ada di Minut atau perusahaan yang meyediakan stok rabies lagi kosong,”ujarnya.
Ditambahkannya, kami sangat ketat memberikan faksin rabies di semua Rumah Sakit yang ada di Minut.
“Kami sangat ketat memberikan faksin, karena stok persedian faksin rabies sangat kurang. Kalau pun ada yang sudah digigit, maka kami akan langsung suntik, “ucapnya.
Kadis Kesehatan juga menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai hewan peliharaan seperti anjing, kera, dan kucing harus hati-hati, lebih baik harus difaksin hewan peliharaannya.
“Saya himbau kepada masyarakat harus menjaga hewan peliharaannya, kalau bisa berikan faksin kepada hewan peliharaannya,”tutupnya seraya dia memberika cara bagaimana kalau digigit anjing, pertolongan pertama harus mencuci luka dengan sabun pada air yang mengalir kemudian pergi kepuskesmas terdekat.
Aso












