AgamaBerita TerbaruBerita UtamaPemerintahanPilihan RedaksiPolitikSulawesi Utara

Orang Nomor Satu Sulut Harapkan Gereja Terus Topang Program Pemerintah

×

Orang Nomor Satu Sulut Harapkan Gereja Terus Topang Program Pemerintah

Sebarkan artikel ini

 

SULUT,Manadonews.co.id-.Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memberikan pembekalan materi tentang “Wawasan Kebangsaan dilihat dari Sudut Pandang Gereja” pada Konven Pelayan Khusus GMIM Wilayah Bitung III, Bitung V, Bitung VII, Bitung VIII, Bitung X dan Bitung XI di GMIM Imanuel Sagerat, Kamis (11/4/2019) siang.

MANTOS

Dalam pemaparannya, Gubernur Olly mengingatkan pentingnya sinergitas gereja dengan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan setiap sumber daya, potensi dan talenta yang dimiliki untuk membangun Sulut.

“Program-program pemerintah jauh lebih mudah disosialisasikan kepada masyarakat karena didukung oleh kuatnya sinergitas pemerintah dengan gereja,” kata Olly.

Selain itu, Olly juga mengajak seluruh peserta pembekalan untuk bersama-sama pemerintah membangun karakter bangsa dengan memberikan pencerahan etik, moral dan spiritual kebangsaan baik dari nilai-nilai agama maupun nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Ini sebagai upaya menyamakan pandangan tentang kehidupan berbangsa,” beber Olly.

Lebih jauh, Olly menegaskan pentingnya peranan gereja sebagai pelopor dan agen perubahan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang berbudaya dengan spirit nasionalisme yang tinggi berdasarkan pada nilai-nilai Kristiani.

Pembekalan materi tentang “Wawasan Kebangsaan dilihat dari Sudut Pandang Gereja” kepada Pelayan Khusus, Penatua, Syamas dan Guru Agama GMIM Wilayah Bitung turut dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina dan Ketua FKUB Sulut Pdt. Lucky Rumopa.
(Stvn)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop
Direktur RSUP Kandou - Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, FICA, FACC, FAHA, FESC, FAPSIC, MARS
Berita Terbaru

Manado,MN – Di sebuah rumah sakit pendidikan terbesar di Indonesia Timur, perubahan tidak pernah berjalan di karpet merah. Ia datang seperti badai: mengguncang, memecah, dan memaksa semua orang memilih bertahan…