Dirajenad Minta Jajarannya Harus Mampu Hadapi Tantangan Teknologi 4.0

MANADO,MANADONEWS.co.id-Presiden RI Joko Widodo telah mencanangkan strategi Making Indonesia 4.0 yang telah menjadi pedoman bagi seluruh kementerian dan lembaga negara.

Sementara itu pada saat ini Panglima TNI juga tengah fokus untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan tantangan era revolusi Industri 4.0. Salah satu caranya adalah lewat pendidikan dan kursus reguler bagi kesatuan TNI untuk mengikuti dan menguasai perkembangan bidang teknologi yang menjadi pilar Industri 4.0.”Perkembangan,kemajuan dan tantangan teknologi informasi harus di hadapi oleh seluruh komponen bangsa ini, termasuk TNI.”ujar Direktur Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Dirajenad) Brigjen TNI F.F. Fransis Wewengkang, S.E., M.M. kepada media ini,Kamis(2/6/2019) disela-sela kunjungan kerjanya di Manado.

Menurutnya, sebagaimana dengan penegasan Panglima TNI, bahwa pada prinsipnya TNI merupakan alat negara tentunya sangat berkepentingan untuk mengantisipasi secara cepat dan tepat tentang perkembangan global terkait dengan Industri 4.0.

“Saat ini seluruh komponen alutsista dan tata kelolah administrasi TNI kini serba canggih yang dioperasikan dan dikontrol secara digital. “ujar Ferdy,sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Apresiasi IOXC, Kejuaraan ditutup Sekda Usulu

Dia menegaskan, tuntutan sekaligus tantangan itu harus dihadapi, apalagi sebagai personel Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Ditajenad) adalah salah satu corps di dalam tubuh TNI AD yang mempunyai tugas pokok untuk membina, menyelenggarakan pengurusan di bidang administrasi personel, administrasi umum, dan kesejahteraan moril prajurit dan pegawai negeri sipil.

“Diharapkan seluruh jajaran Dirajenad yang melaksanakan tugas harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh prajurit dan PNS angkatan Darat atau melalui konsep Service Excellence yang sinergis dengan kemajuan teknologi saat ini yaitu Teknologi Informatika 4.0.”ujar lulusan AKMIL angkatan 87 itu sambil menambahkan penegasan diatas juga telah dipertegas pada Rakernis Ajen TA 2019 beberapa waktu lalu di
Bandung.

Adapun kunjungan kerja Dirajenad dalam wilayah Kodam XIII/Merdeka ini antara lain melihat langsung implementasi dari penerapan aplikasi
“Siap Dosel” di Ajendam XIII/Merdeka Manado. Pada saat itu Dirajenad memberikan arahan kepada perwira, Staf dan PNS di Ajendam XIII/Merdeka yang didampingi langsung oleh Ka Ajendam XIII/Merdeka Kol.CAJ Rudy Priyanto, Ka Infolatadam XIII/Merdeka Kol.Inf. Drs Susanto, Kasi Dosel Pra Subditbinminperspra Ditajenad Mayor CAJ P. Totok Tridjono serta Sylvia Dama Sumarlin selaku CEO PT Xirka Dama Persada penyedia instalasi Aplikasi Siap Dosel.(nando)
 
 

Baca Juga:  Citilink Indonesia Segera Terapkan Biaya Bagasi Khusus Penerbangan Domestik

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
324 votes

This will close in 10 seconds