Sistem ITE Terus di Evaluasi, Ini Manfaat Materi SPIP Bagi Bolmong

BOLMONG,MANADONEWS,-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulut
Sofyan Antonius Ak, MM, CA, QIA. Bersama lima orang stafnya, Selasa (20/8/2019).

Bupati Bolaang Mongondow Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, Asissten III, Ashari Sugeha dan Kapala Badan Keuangan Daerah, Rio Lombone, menerima Kepala Perwakilan BPKP Sulut dan stafnya di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bolmong.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BPKP Sulut, Sofyan Antonius Ak, MM, CA, QIA. Memberikan materi Implementasi SPIP terkait tata kelolah pemerintahan kepada para Kepala Dinas/Badan, Bendahara dan para Camat di lingkup Pemkab Bolmong.

Materi tersebut merupakan suatu materi yang dapat membantu Kabupaten Bolmong untuk memperbaiki hasil temuan dan bisa merubah Opini Disclamer dari BPK RI Perwakilan Sulut.

“Insyaallah, melalui kegiatan ini kita bisa meraih hasil yang maksimal yakni perubahan opini disclamer ke WDP hingga WTP. Tentunya ini butuh kekompakan dan kerja keras yang nyata agar opini ini bisa terwujud” jelasnya.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Densus 88 Gerebek Terduga Teroris di 2 Lokasi di Sidoarjo, 6 Bom Aktif di Amankan

Sementara itu, Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada kepala perwakilan BPKP Sulut bersama jajarannya yang telah datang di daerah Kabupaten Bolaang Mongondow dan telah menyampaikan materi materi yang sangat bermanfaat bagi Kabupaten Bolmong, dalam rangka untuk menyelesaikan temuan BPK RI dalam kurun waktu yang sangat singkat.

“Temuan BPK RI ini sangat berat, sebab Kabupaten Bolmong merupakan ibu dari empat Kabupaten/Kota hasil pemekaran. Yang mana, pada saat perpindahan kantor dari kota kotamobagu ke Bolmong, banyak dokumen-dokumen yang tercecer. Itu dikarenakan, pemeriksaan BPK dan BPKP saat itu belum terlalu Intern atau gesit seperti saat ini,” kata Bupati.

Bupati mengungkapkan hal ini menjadi suatu pelajaran yang sangat beharga.

“Sekarang tugas kita adalah untuk memperbaiki ini, untuk mewujudkan Kabupaten Bolmong yang Hebat,” tuturnya.

Dijelaskannya, saat ini Pemkab Bolmong telah mengunakan sistem Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang telah di gabungkan, baik secara Simda, Logos dan manual.

“Ini sudah dijalankan sejak satu bulan lalu, dan terus dievalusi dalam setiap minngunya. Dalam menjalankan sistem gabungan ini, kita tetap melibatkan data manual, sebab jika terjadi masalah pada sistem simda dan logos, maka kami masih memiliki dokumen data manualnya,” pungkasnya. (David)

Baca Juga:  Usai 17 Agustus, Rolling Pejabat Bolmong Bikin Deg-degan

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
80 votes

This will close in 10 seconds