Pesan Pdt Elifas Bagi Gereja dan Jemaat di Akhir Zaman

BOLMONG,MANADONEWS,-Pdt Muda Elifas Manitik menghadiri Ibadah KKR yang di selenggarakan oleh jemaat GPdI durian, Minggu (25/8/2019).

Wakil Gembala GPdI Gloria Mariri Baru ini mengatakan kehadiranya di jemaat GPdI durian tidak sendiri tetapi bersama dengan rombongan Pelprap GPdI Gloria Mariri Baru.

Dalam kesempatan itu, Hamba Tuhan muda ini mengatakan Kegiatan KKR adalah kegiatan ibadah yang diselenggarakan oleh gereja.

Ibadah ini diselenggarakan untuk memperbaharui kerohanian dan iman dari jemaat gereja tersebut.

Menurutnya, gereja mempunyai tugas untuk membuat seluruh jemaat bertumbuh dewasa dan berkarakter sama seperti kristus.

Latar Belakang dan pengertian
Kata gereja berasal dari bahasa Portugis “Igreya” dan dalam bahasa Yunani “Ekklesia” yang berarti jemaat yang dipanggil keluar dari dunia dan menjadi milik Tuhan.

Pegertian gereja secara thelogis Alkitabiah ialah bahwa gereja (ekklesia) itu adalah tubuh Kristus (Ef 1:22-23) dimana Kristus adalah kepala.

Gereja bukanlah kelompok manusia yang berdiri atas inisiatif sendiri,tetapi Kristuslah yang dengan perantara Firman dan Roh mengumpulkan bagiNya jemaat itu.

Baca Juga:  Bolmong Segera Miliki Gedung CAT

Gereja adalah persekutuan orang percaya yang di kumpulkan oleh Kristus. Hari Pentakosta ketika Roh Kudus di curahkan menjadi hari lahirnya gereja.

Selanjutnya ia mengatakan gereja yang hidup adalah gereja yang bersaksi tentang Yesus Kristus di dunia ini (Kis 1: 8).

“Gereja terpanggil untuk melaksanakan amanat agung Kristus (Mat 28:16-20; Markus 16:15).
Menjadi saksi Kristus adalah tugas gereja dan warganya yang berlaku sepanjang masa dan bukan hanya bersaksi (Marturia), tapi juga bersekutu (Koinonia) dan melayani (Diakonia). Inilah yang disebut tri tugas gereja,” katanya.

Elifas menuturkan gereja terpanggil untuk memberitakan berita kesukaan dari Allah.

“Gereja harus terbuka, dinamis,dialogis pada situasi perkembangan di masyarakat dengan sikap positif,kritis,kreatif dan realistis. Gereja kelihatan sebagai gereja apabila gereja tersebut nampak sebagai satu segitiga sama sisi yang terdiri dari segi persekutuan, kesaksian dan pelayanan yang ketiganya tidak dapat dipisahkan,” ujarnya.

Elifas juga berpesan agar jemaat tetap kuat menghadapi setiap ujian dan tetap bertahan sampai akhir kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. (David Olad)

Baca Juga:  Kasus Baru Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kotamobagu Bertambah 4 Orang

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
273 votes

This will close in 10 seconds