Wabup Yanny Khotbah Soal Nama Yang Harum di GPdI Pniel Fellowship Center

BOLMONG,MANADONEWS,-Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanny Ronny Tuuk STh MM, menghadiri kegiatan Ibadah Umum GPdI Pniel Fellowship Center, Minggu (8/9/2019).

Dalam ibadah tersebut Wabup Yanny di percayakan Gembala setempat untuk menyampaikan Firman Tuhan.

Wabup Yanny menyampaikan firman Tuhan yang terambil dalam kitab pengkhotbah 7:1 yakni nama yang harum lebih baik daripada minyak yang mahal.

Wabup Yanny kemudian menjelaskan betapa pentingnya nama yang baik itu, karena jika nama seseorang itu rusak ditengah keluarga, ditengah masyarakat, ditengah persekutuan gereja, pasti tidak akan diterima karena namanya tidak baik dalam pandangan orang.

Salomo berkata nama yang harum lebih baik daripada minyak yang mahal. Dikasihi orang lebih baik daripada perak dan emas. Tetapi banyak orang kristen mengabaikan harga dirinya demi sebuah jabatan, demi sebuah harta, hanya demi sesuatu yang sifatnya tidak kekal, sehingga ia melupakan tanggungjawabnya sebagai seorang kristen.

Bahkan banyak orang Kristen melupakan pengakuannya yang seringkali ia ungkapkan bahwa ia mengasihi Tuhan, dan ingin mengenal serta ingin mengerti pribadi Tuhan.

Baca Juga:  Press conference TIFF dihadiri beberapa Dubes

Jika Tuhan melihat isi hati kita apakah kita benar-benar mengasihiNya?

Pengertian nama dalam kamus bahasa Indonesia adalah sebuah sebutan atau sebuah label.

“Kalau nama kita, label kita sudah tidak harum, kalau label kita tidak baik pasti tidak akan ada yang mengindahkanya, tetapi jika nama kita harum maka itu akan berharga di mata Tuhan,” ungkapnya.

Wabup menuturkan dalam Yesaya 9:5 dikatakan sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahunya dan namanya disebutkan orang penasihat ajaib, bapa yang kekal, raja damai.

NamaNya indah, agung, mulia, dia adalah Bapa yang kekal dia adalah Allah yang maha kuasa dan ia adalah Allah yang tidak pernah berdusta.

Sebab itu Wabup berpesan kepada setiap orang percaya untuk menjaga nama baik dan hidup benar dihadapan Tuhan.

Seperti halnya Maria yang bertekun dengan sungguh sungguh (Yohanes 12:1-8).

Ia mengungkapkan ada tiga hal yang terdapat dalam diri Maria yakni:

  1. Maria tidak memikirkan untung rugi
  2. Maria benar benar mengasihi Yesus
  3. Maria tidak memusingkan harga dirinya sekalipun Yudas menegur dia, ia tidak memikirkan untung rugi ketika ia berjumpa dengan Yesus. Karena ia tahu siapa yang ia layani.
Baca Juga:  Tangkere Pertanyakan Perpustakaan di SMP Advent Nanasi Tak Masuk "Daftar List"

“Saya berharap pemuda dan remaja di tempat ini namanya dikenal baik dikota manado, seperti halnya Timotius yang namanya dikenal baik,” pungkasnya. (David Olad)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *