Mabuk Dan Buat Keributan, Tiga Lelaki Asal Tombatu di Antar Polsek Tombatu ke Gereja

MITRA, ManadoNews.co.id – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tombatu Minahasa Tenggara (Mitra) melaksanakan kegiatan ‘problem solving’ melalui pendekatan religi.

Ketiga lelaki yaitu HM (24), MM (26) dan JM (28); warga Desa Tombatu Satu, Kecamatan Tombatu, diamankan Polisi karena mabuk dan melakukan keributan akibat konsumsi miras. Ketiganya bermarga Manoreh dan masih dalam ikatan kakak beradik.

“Usai menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, tiga kakak beradik ini diantar oleh anggota piket Polsek Tombatu ke Gereja GMIM Syalom, Desa Tombatu Satu, pada Senin Senin 9 September,” terang Kapolsek Tombatu Ipda Nicky Pondalos.

Ketiganya kemudian didoakan oleh Pendeta melalui kegiatan ibadah dalam rangka pengakuan serta ungkapan pertobatannya kepada Tuhan.

Penyelesaian permasalahan (problem solving) melalui pendekatan religi ini merupakan salah satu terobosan kreatif Polres Minsel dengan nama Prima Minstra, yang bertujuan untuk menimbulkan efek jera bagi para pelaku tindak pidana ringan.

“Prima Minstra merupakan problem solving atau penyelesaian masalah melalui pendekatan religi yang merupakan salah satu terobosan kreatif Polres Minahasa Selatan, dilakukan untuk menimbulkan efek jera serta menciptakan kesadaran moral para pelaku tindak pidana ringan,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga:  Wowiling: Partai Golkar Menargetkan 6 Kursi

Diharapkan melalui program Prima Minstra ini, pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi dan bertobat kepada Tuhan, sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaannya.

(gerimokobimbing)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *