Menghadapi revolusi industri 4.0, Fakultas Teknik UNIMA implementasi Blended Learning

Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado pada 12, 13 september 2019 telah melaksanakan Workshop Pengembangan Blended Learning di Hotel Aryadutha Manado. Vivie P. Rantung, ST, MISD, selaku ketua pelaksana melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 63 peserta dari dosen dari 9 (sembilan) Jurusan dan Prodi, Pimpinan Fakultas, Universitas, LPMPT dan 7 operator/tutor. Kegiatan ini dibuat dalam bentuk talk share&diskusi serta 4 sesi workshop. Juga menurutnya melalui Worksop ini diharapkan Universitas Negeri Manado terlebih khusus Fakultas Teknik mampu mengembangkan kelas daring untuk persiapan implementasi blended learning sebagai sarana untuk menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online di Fakultas Teknik, sehingga nantinya mampu meningkatkan kualitas mutu akademik dan akreditasi.
Pada sambutanya Dekan FATEK, Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si, mendorong setiap dosen untuk selalu melakukan pengembangan diri sehingga mampu mempraktekan model pembelajaran kekinian dengan kelas perkuliahan yang dinamis tidak terikat pada ruang kuliah fisik. Prof. Sumual juga menekankan pentingnya meningkatkan mutu proses pembelajaran dengan meningkatkan kemampuan dosen dalam memanfaatkan pembelajaran blended learning. Diakhir sambutannya Dekan memberi apresiasi kepada Pimpinan pimpinan Universitas yang dihadiri oleh PR. Bidang Akademik Prof. Dr. Deitje A. Katuuk, M.Pd, PR. Bidang Kemahasiswaan Dr. Siska Kairupan MSi dan SPI, Drs. Max Mintjelungan, MAP.

Prof. Katuuk, atas nama Rektor UNIMA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Rektor, Prof. Dr. Julyeta P. A. Runtuwene, MS, kepada fakultas teknik yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan workshop ini dan berharap seluruh peserta nanti bisa mengimplementasikan hasil workshop ini, dengan harapan nantinya seluruh dosen UNIMA bisa melakukan hal yang sama. Lanjutnya Prof. Katuuk menyampaikan bahwa dalam usaha untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran maka sistem pendidikan haruslah bisa mengimbangi perkembangan teknologi dari yang hanya menggunakan sistem konvensional beralih ke sistem yang serba digital. Perubahan ini haruslah di lakukan agar tidak tertinggal dan bisa menyesuaikan dengan tuntutan perubahan.
Prof. Katuuk menegaskan pula bahwa setiap dosen perlu berinovasi dalam pembelajaran untuk terus menerus membangun lingkungan belajar yang nyaman, sehingga para dosen di Perguruan Tinggi mampu mengoptimalkan untuk merenungkan kembali praktik terkini dan untuk secara aktif melibatkan mahasiwa dalam pembelajaran mereka untuk memperoleh capaian pembelajaran yang lebih tinggi dari sesi pembelajaran yang hanya tatap muka saja.

Baca Juga:  Kepemimpinan Prof Kumaat Hadirkan Beragam Prestasi di Unsrat


Pemateri workshop adalah para ahli yang memiliki kompetensi di bidang pembelajaran Daring, Spada Dikti dan aktif di APTIKOM, Rangga Firdaus, MKom (Universitas Negeri Lampung) dan Hartoto, M.Pd (Universitas Negeri Makasar).


Selama workshop panitia dan pembicara memberikan materi secara lengkap bagi peserta dimana Pada sesi Pertama berupa penyampaian dalam bentuk Talk Share / Seminar / Diskusi tentang : Kebijakaan pembelajaran Hybrid Learning,Filosophi Pembelajaran,Pemahaman serta Penerapan Inovasi Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi, Tantangan Global Abad 21, Posisi TIK dalam Konteks Kurikulum & Standar Nasional Pendidikan, Fenomena Perubahan Pembelajaran,Implementasi Pembelajaran Revolusi Industri 4.0 dan Transformasi pendidikan, Sistem Pembelajaran Daring, Learning Prosess Sistem Pembelajaran Daring, Pelakasanaan Metode Sinkronus Virtual,Flipped Class Room Learning,Kebutuahan Operasional Sistem pembelajaran Daring, Repositori Aplikasi TIK dalam Pemelajararan, Agregator SPADA,Pembelajaran Daring untuk Alih Kredit, Blockchain Bisnis Model Pembelajaran : ICE Institut, serta peluang kedepan dalam bentuk Hibah Spada, Hibah PKP PBMMRI (SCL), buku ajar dan Digital Inovasi pembelajaran berbasis Multimedia. Sesi kedua peserta diajar untuk bisa memahami dan mempraktekan konsep Open Source dalam menggunakan E-Learning; Pembuatan & Penyusunan Rencana Pembelajaran Semeseter, Komponen & Pembahasan RAT (Rancangan Aktivitas Tutorial), Format RPS, Penyajian Materi Daring, Materi TerbukaAsessmen / Pengukuran, Komponen Kelengkapan Matakuliah pada SPADA, Peran Tutor /Instruktur / Asisten Dosen pada Pembelajaran Daring, Pembuatan dan Pengelolaan serta Pemanfaatan Hypercontent dalam perkuliah berbasis TIK, Explore berbagai media & tools (Cloud System, Sinkronus Virtual, Gaming Education, Source Sumber bahan Ajar, Pembuatan Presentasi online, Akses jurnal online, tools plagiat online dan Emulator PC sebagai HP ). Sesi Ketiga Optimalisasi Learning Management System : Moodle di LMS yang tersedia, Pemanfaatan dan penggunaan Activity and Resource, Uploading and sharing materials, Forums and chats, Quizzes and surveys, Gathering and reviewing assignments, Optimasi Site Administration, User, enroll, course, report log activity, statistic, backup, restore, Data Analisis Log File, Proses Backup dan Restore. Sesi Keempat Gambaran Detail pembuatan Beberapa Hibah Selain dari Simlitabmas yang terkait dengan kegiatan Pemodelan Daring bagi peserta (Hibah SPADA, Buku Ajar, Inovasi Pembelajaran, Student Center Learning), Proses Upload Materi, Implementasi E-Learning dalam Kerangka SPADA, Menterjemahkan RPS kedalam LMS (Learning Management System), Setting Pembelajaran Daring,

Baca Juga:  Dibuka Bupati, Muskab ke-XIII Tetapkan Nicky Sebagai Ketua KNPI Minahasa


Untuk mencairkan suasana disetiap kegiatan maka panitia memanjakan peserta dengan berbagai online games yang di pandu Quido Conferti Kaindeh, ST, MT dan pertunjukan berupa Modern Dance dan standUp Comedi oleh mahasiwa.


Di akhir kegiatan panitia melalui PD. Keuangan, Dr. I. Parsaoran Tamba, ST, Mkes menyerahkan hadiah kepada Jurusan Pendidikan Teknik Elektro sebagai tim workshop terbaik yang diterima oleh Sekjur, Dra. Nontje Sangi, M.Pd. Sedangkan peserta workshop terbaik dalam penyusunan materi Pembelajaran Online, Dr. Herdy Djoly Liow, ST, M.Eng, Jurusan PT. Mesin ( terbaik I), Bastian Rikardo Parhusi, MT, Jurusan PT. Arsitektur (Terbaik II) dan Ridwan, MT, Jurusan PT. Elektro (terbaik III), masing-masing diserahkan oleh Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu Perguruan Tinggi (LMPT), Dr. Jemmy Waworuntu, M.Pd, Pembantu dekan Bid. Kemahasiwaan, Dr. Christine T.M. Manoppo, M.Ap, dan Ketua Jurusan PTIK, Dr. Ronny Palilingan, M.Eng.


Kegiatan Workshop ditutup oleh Pembantu Dekan Bid. Akademik, Drs. Djafar Wonggo, MT yang mengapresiasi seluruh dosen peserta dan tutor yang dengan serius mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dan kepada panitia pelaksana workshop yang diketuai oleh Vivie P. Rantung, ST, M.ISD, Wakil ketua Artje Cerullo Djamen, ST, MT dan sekretaris Janne Deivy Ticoh, ST, MT, M.Pd, dan Koordinator Sekretariat, Kabag Nova Singal, SE serta seluruh mahasiswa yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Wonggo juga berharap seluruh dosen tidak berhenti untuk mengembangkan materi daringnya masing-masing.

Baca Juga:  Kendarai Motor di Bawah Pengaruh Miras Oknum Mahasiswa Unima Tewas Terjatuh

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *