MANADO,MANADONEWS.CO.ID– Tongkat estafet kepemimpinan Komando Resor Militer (Danrem) 131/Santiago telah beralih ke tangan Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi. Sebagai langkah strategis awal di masa tugasnya, Danrem baru ini langsung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Bakamla Zona Maritim Tengah yang terletak di kawasan Sulawesi Utara, Jumat (19/6/2026). Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan dan keamanan perairan di kawasan timur Indonesia, khususnya Sulawesi mendapatkan perhatian prioritas lintas instansi.
Dalam kunjungan tersebut, Danrem Yuri Elias Mamahi yang didampingi Kasiintel Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Denver M. Harriadhy Napu, disambut langsung oleh Kepala Zona Tengah Bakamla RI Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya beserta jajaran pejabat utama.
Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Inspektur Kopassus, menegaskan bahwa Sulawesi Utara dikenal sebagai beranda depan NKRI yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan dilintasi jalur strategis internasional. Menyadari hal tersebut, Ia menyatakan kesiapan TNI Angkatan Darat untuk terus memperkuat koordinasi dengan Bakamla RI.
“Korem 131/Santiago siap bersinergi penuh dengan Bakamla Zona Maritim Tengah dalam mengamankan wilayah NKRI, khususnya melalui dukungan pengamanan wilayah perbatasan dan pertahanan darat,” ujar Danrem.
Sementara itu, Kepala Zona Tengah Bakamla RI, Laksma Bakamla Teguh Prasetya menyampaikan bahwa komunikasi yang solid antarinstansi penjaga laut ini sangat vital. Sinergitas ini sejalan dengan visi penguatan markas komando serta pengembangan fasilitas keamanan maritim di bumi Nyiur Melambai.
Kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi menyeluruh yang dilakukan oleh Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi. Sebelumnya, Danrem juga telah membangun komunikasi strategis dengan sejumlah pejabat Forkopimda lain, termasuk Wali Kota Manado Andre Angouw dan Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid.
Dengan semangat baru dan soliditas antarlembaga yang semakin kokoh ini, masyarakat Sulawesi Utara dapat menaruh harapan besar bahwa kedaulatan maritim dan stabilitas keamanan di Bumi Nyiur Melambai akan terus terjaga secara optimal. (Regina.TS)












