TOMOHON, MANADONEWS – Tak butuh waktu lama, api berhasil dipadamkan. Petugas dan warga selanjutnya mengevakuasi korban yang terperangkap dalam rumah.
Sayangnya, nyawa Amora Poyoh balita yang berada dalam rumah saat terjadi kebakaran tak terselamatkan. Evakuasi Amora berlangsung haru.
Warga sekitar tak mau ketinggalan menyaksikan proses evakuasi. Salah seorang petugas keluar menggendong jenazah bocah 2 tahun menuju kendaraan untuk dibawa ke Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon.
Warga yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) tak kuasa menahan air mata. Sebagian berteriak histeris. Seakan tak percaya peristiwa malang menimpa Amora dan keluarga.
Diketahui, Peristiwa kebakaran terjadi di Kota Tomohon. Aksi si jago merah menghanguskan 1 unit rumah di Lingkungan X, Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur.
Rumah milik Keluarga Pojoh-Palohoen ludes dilalap dengan hanya menyisakan puing dan beton. Satu orang korban meninggal dunia yakni balita bernama Amora Poyoh. Amora tewas saat terjebak di dalam rumah saat terbakar.
Warga yang melihat kebakaran tersebut, menerangkan bahwa sumber api kemungkinan berasal dari bagian belakang rumah. Karena awalnya terlihat kepulan asap tebal yang keluar dari bagian belakang rumah.
Api bisa dipadamkan Damkar Kota Tomohon, AWC Polres Tomohon dan warga sekitar yang ada di tempat kejadian perkara.
Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, SIK SH MSi melalui Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Cilion Diar membenarkan peritiwa kebakaran tersebut. “Benar telah terjadi peristiwa kebakaran di kelurahan Paslaten 2 lingkungan 10 kecamatan Tomohon Timur, yang menghanguskan satu unit rumah dan satu korban meninggal dunia seorang balita berusia 2 tahun,” kata Kapolsek.
“Untuk penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian,” tandasnya. (Youngky)












