Tim Triparta Berhasil Atasi Demo Anarkis Pemilukada 2020

MANADO,MANADONEWS.co.id-Pesta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2020-2025 nyaris Chaos akibat massa mendukung pasangan calon tidak menerima hasil pilkada tersebut.

Awalnya massa pendukung datang secara tertib dan damai, namun secara perlahan kondisi berubah drastis, dimana kelompok massa mulai beraksi dan bertindak secara anarkis dan membabi buta.

Mengantisipasi hal tersebut, pihak Polda Sulut dan tim Triparta akhirnya mengambil tindakan repreship.

“Hal ini adalah rangkaian simulasi penanganan pengamanan Pilkada tahun 2020 mendatang”ujar Asisten operasional (Asops) Kodam XIII/Merdeka Kolonel Inf Musa Hasibuan kepada Manadonews.co.id.

Hasibuan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian latihan pengamanan pemilukada 2020 yang melibatkan TNI-POLRI.

Dia menjelaskan dalam simulasi itu diceritakan bahwa dalam tindakan pengamanan oleh tim Triparta yang merupakan wujud sinergitas Polri dan TNI dalam mendukung terlaksananya Pesta demokrasi lima tahunan yang aman,lancar dan sukses. “Sesuai SOP dalam tindakan ini aparat kepolisian berada di pasukan terdepan, sementaran personil TNI mendukung dari belakang.”ujarnya.

Hasibuan menambahkan dalam kesempatan simulasi diperagakkan tindakan kepolisian meredam aksi massa yang makin anarkis dengan menggunakan granat asap dan bentuk tindakan prefentif yang terukur dan sesuai SOP.

Baca Juga:  Gubernur Sulut Minta Jemaat GMIM 'Yarden' Dendengan Dalam Jaga Keteguhan Iman

“Berkat kesigapan aparat intel yang membaur dengan massa, salah seorang oknum provokator berhasil diamankan oleh petugas untuk di periksa lebih lanjut.”tandas Hasibuan sambil menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara jelas tahapan demi tahapan tindakan apa yang harus diambil pihak kepolisian maupun keterlibatan anggota TNI dalam pengamanan unjuk rasa.

Adapun kegiatan ini berlangsung di Makodam XIII/Merdeka dengan melibatkan personil Polda Sulut dan Kodam XIII/Merdeka.(Regina.TS)