Polda Sulut Amankan Ratusan Liter BBM Bersubsidi di SPBU Pineleng

MANADO,Manadonews.co.id-.Polda Sulut melalui Penyidik Polda Sulawesi Utara (Sulut) Subdit Tipiter Ditkrimsus, Selasa, (28/1/2020) sekitar pukul 03.30 Wita berhasil  mengamankan ratusan BBM bersubsidi jenis premium dari salah satu SPBU di Kota Manado.

Ditkrimsus Polda Sulut Kombes Pol Yandri Irsan SIK SH MH melalui Kasubdit Tipiter Kompol Feri Renaldo Sitorus SIK MH, mengatakan pihak Kepolisian langsung bergerak ke TKP berdasarkan laporan masyarakat bahwa telah  terjadi penyimpanan BBM di salah satu SPBU wilayah Sulut.

Saat berada di TKP aparat menemukan adanya operator dari salah satu SPBU di Kecamatan Pineleng yang melakukan aktivitas penjualan BBM premium. premium tersebut dimasukkan kedalam wadah galon sebanyak kurang lebih 40 galon.

Selanjutnya di lakukan pemeriksaan di lokasi, dan aparat Kepolisian menemukan beberapa kejanggalan yakni mereka sudah melanggar aturan jam operasional yang tidak semestinya yaitu pukul 03.30 Wita. Kedua, kita juga menemukan juga penjualan itu tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku karena menggunakan wadah jerigen atau galon.   

Kasubdit Tipiter menjelaskan, barang galon jika dalam hitungan liter ada sekitar 500 liter jenis premium, kemudian untuk terlapor,  kita amankan 2 orang.

Baca Juga:  Umbase: Inspektorat Bukan Instansi Yang Menakuti Tapi Mendampingi

“Kami menyita barang bukti kendaraan bermotor yaitu 2 unit mobil pick up dengan terlapor laki-laki inisial l (38) dan perempuan inisial U (33), warga  Tompaso Baru, dan Karombasan,” ujar Kasubdit Tipiter Kompol Feri Sitorus SIK MH turut didampingi Kompol Selfie Torondek dari Humas Polda Sulut, Selasa (29/1/2020).

Lanjut Sitorus, kasus ini akan terus didalami dan bisa saja terlapornya akan bertambah, apakah dari pihak SPBU apakah petugas atau pemilik SPBU tersebut.

“Untuk kedua terlapor kita kenakan Undang-undang Migas Nomor 22 tahun 2001 pasal 53 huruf a, b, c dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara, denda Rp 60 Milliar,” pungkas Kasubdit Tipiter.
(Ben)

Tags: