Besok,Gubernur Olly Dondokambey Ajak Warga Sulut Laksanakan Gerakan Doa Bersama

SULUT,MANADONEWS.ci.id-Pemerintah Provinsi Sulut terus melakukan upaya untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona dengan mengambil sejumlah kebijakkan strategis antara lain meliburkan kegiatan belajar mengajar, memastikan instalasi kesehatan terkait dengan kesediaan ruang isolasi khusus pasien terkonfirmasi positif virus Corona.

Selain upaya teknis dan sosialisasi, Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE juga telah mencanangkan Gerakan Doa Bersama secara serentak Selasa(17/3/2029) besok.

Ini Sambutan Gubernur Sulut Sehubungan Gerakan Doa Bersama

Salam Sejahtera bagi kita semua,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Om Swastyastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,

Masyarakat Sulawesi Utara yang saya cintai, menyikapi Penyebaran Pendemi COVID 19 yang menjadi pergumulan serta persoalan Dunia dan Indonesia didalamnya Sulawesi Utara.

Saya menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik, mari selalu menjaga imunitas tubuh dengan berprilaku hidup sehat dan jangan ragu untuk memeriksakan diri ke pusat kesehatan apabila merasa sakit (demam, flu, batuk, dsb), serta untuk sementara waktu mari kita mengurangi kegiatan berkumpul dan menghindari keramaian (social distancing).

Di atas semua upaya tersebut saya mengajak kita semua senantiasa bersandar dan mengandalkan TUHAN ALLAH SANG PENCIPTA serta menyerukan mari kita mempersiapkan waktu untuk SEPAKAT BERDOA BERSAMA.

Baca Juga:  Jelang Porprov 2107, Pemkab Bolmong Target Juara Dilomba Ini...

DOA Seluruh Lapisan Masyarakat dari Miangas sampai Pinogaluman, dari Semua Golongan Agama dan Kepercayaan.

BERDOA bagi Sulawesi Utara; bagi Bangsa Indonesia bahkan bagi Dunia meminta kepada TUHAN ALLAH SANG PENCIPTA semoga segera dilalukan dan dipulihkan dari Pendemi COVID 19.

Mari kita mulai GERAKAN DOA BERSAMA ini pada Besok Hari, Selasa 17 Maret 2020 pukul 12.00 Wita; dari rumah – rumah, dari tempat kerja dan dari tempat beraktivitas kita masing – masing. Berkenan ditandai dengan membunyikan Lonceng – Lonceng Gereja, Bedug Mesjid dan atau alat kelengkapan ibadah/doa sesuai Agama dan Kepercayaan masing – masing.

GERAKAN DOA BERSAMA ini selanjutnya tetap dilaksanakan secara berkelanjutan setiap waktu dan kesempatan yang di atur secara mandiri.

Kiranya TUHAN ALLAH SANG PENCIPTA berkenan mendengar, menyertai dan memberkati Torang Samua Ciptaan-Nya. AMIN

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Om Santih, Santih, Santih, Om,
Shadu-Shadu-Shadu,
Shaloom.

(Humas/nando)