Imbas Kebijakan Social Distancing, Omzet Jualan Food Truck Terjun Bebas

MANADO, MANADONEWS.CO.ID – Keluanya kebijakan social distancing (bisa diartikan ‘menghindari pertemuan massal,’ jaga jarakl’) oleh pemerintah dalam rangka mengatasi penyebaran virus Corona Covid 19 membuat para penjual Food Truck di kawasan Megamas Manado mengalami penurunan pendapatan.

Bahkan beberapa food truck tidak ada pengunjung sama sekali.

Menurut pengakuan salah satu penjual, sejak diberlakukan kebijakan social distancing, omzet langsung terjun bebas.

Tampak meja – meja yang ditata namun tanpa diduduki pengunjung/ Foto: manadonews.co.id/Fian

“Biasanya, di hari – hari biasa bisa meraup omzet di atas 500 ribu rupiah. Tapi setelah ada kebijakan, mengejar omzet 300 ribu saja sulit sekali,” akunya.

Akan tetapi, meski terjadi penurunan pendapatan, ia tetap memakluminya.

“Sebab kebijakan pemerintah, pastinya untuk kebaikan masyarakat,” tukasnya.

Pantauan Manadonews.co.id, Selasa (17/3) malam sekitar pukul 22.00 Wita, kawasan yang menjadi tempat mangkalnya para penjual Food Truck, sepi pengunjung.

Fian

Baca Juga:  Jamin Sektor Pendidikan Sulut, Wagub Nilai Tambah 26% APBD Sesuai