Hukum Tua Pineleng Satu Timur in Action, Jadi Desa Pertama yang Lakukan Penyemprotan Disinfektan

TONDANO, MANADONEWS.CO.ID – Salut dan patut diacungi jempol. Di tengah sulitnya memperoleh masker dan Hand Sanitizer, Hukum Tua Desa Pineleng Satu Timur Stenly Lasut tetap melakukan terobosan demi mengamankan seluruh warganya dari pennyebaran Virus Corona (Covid-19).

Berbekal sejumlah bahan dasar yang dibeli, Hukum Tua memimpin proses pembuatan Disinfektan yang sesuai prosedur.

Setelah selesai diracik, bersama perangkat dan BPD, juga hadir Babinsa Koramil Pineleng dan Bhabinkamtibmas Polsek Pineleng Hukum Tua langsung bergerak menuju setiap rumah warga dan tempat ibadah.

“Hari ini kami melakukan penyemprotan Disnfektan dan membagikan masker ke setiap rumah,” ujarnya, Selasa (24/3).

Untuk tempat ibadah, katanya, ada lima, yang terdiri atas tiga gereja dan dua masjid.

“Untuk Satu Gereja dan satu Masjid memang berada di Desa Lotta, tapi masuk dalam target penyemprotan karena ada warga Desa kami yang tercatat sebagai anggota jemaat di situ. Begitu juga dengan Masjid Imam Bonjol PIneleng Satu, ada anggota masyarakat kami yang beribadah di situ,” jelasnya.

Baca Juga:  Angkat Tema We Can I Can, Gubernur Sulut Buka Puncak Hari Kanker Sedunia

Masyarakat menyambut sangat antusias kegiatan penyemprotan. Apalagi Hukum Tua dan Ketua TP PKK Olke Ngelo turut serta dalam kegiatan.

“Untuk masker kami membatasi satu Pics setiap rumah agar semua rumah kebagian,” tukasnya.

Kegiatan yang dimulai pagi hari dan berkahir sekitar Pukul 18.00 Wita itu menggunakan lima sprayer.

Tujuan Hukum Tua Stenly Lasut ikut dalam kegiatan, guna memastikan tidak ada satu rumah warga pun yang terlewati.

Hukum TUa Stely Lasut memantau dari dekat penyemprotan di Masjid Imam Bonjol Lotta. Foto: manadonews.co.id/Fian

“Sengaja saya ikut biar dapat memastikan, semua rumah kebagian penyemprotan. Dan syukurlah, berkat kerjasama perangkat Desa, semua rumah warga termasuk rumah – rumah ibadah sudah tercover,” terang Lasut.

Kegiatan ini pun membuat Pineleng Satu Timur menjadi Desa yang pertama, khususnya di Kabupaten Minahasa yang melakukan penyemprotan Disinfektan oleh Pemerintah Desa.

“Saya harus cepat bergegas, mengingat Desa kami ini kan boleh dibilang sangat dekat dengan Manado yang sudah ounya satu kasus positif,” ucapnya.

Rheat sejenak sebelum melanjutkan kegiatan penyemprotan. Foto: manadonews.co.id/Fian

Meski menguras tenaga, apalagi selama proses penyemprotan, dirinya lebih banyak berjalan kaki, Lasut mengaku sangat puas.

Baca Juga:  Wagub: Sulut Adalah Laboratorium Kerukunan Yang Sudah Mendunia

“Kegiatan seperti ini akan kami lakukan secara berkelanjutan sampai kasus Covid-19 dinyatakan berakhir oleh otoritas yang berwenang,” tandasnya.

Fian