Penjelasan Pelaksana Proyek Soal Galian PLN yang Rusak Banyak Ruas Jalan di Kota Manado

Salah-satu proyek SKTT di Jalan Tololiu Supit Teling depan SMA Negeri 2


Manado – Melintas di sejumlah ruas jalan di Kota Manado masyarakat pasti melihat galian tanah yang tidak sekedar merusak jalan tapi juga berakibat kemacetan lalulintas meskipun di tengah kebijakan liburan sekolah dan pembatasan keluar rumah.

Penelusuran wartawan Manadonews.co.id, ternyata galian tersebut adalah proyek SKTT (Saluran Kabel Tegangan Tinggi) 150kV GIS Sario – GIS Teling, yang dikerjakan PT. Prysmian.

Aspirasi masyarakat yang mempertanyakan estimasi waktu pelaksanaan proyek, perbaikan rehabilitasi jalan yang dirusak, hingga pemanfaatan akhirnya terjawab.

Melalui komunikasi handphone dengan wartawan Manadonews.co.id, penanggung-jawab proyek wilayah Manado dari PT. Prysmian, Saka Tarigan, menjelaskan proyek SKTT sementara dikerjakan di Jalan Tololiu Supit, Jalan 14 Februari, Jalan 17 Agustus, Jalan Katamso dan Jalan Ahmad Yani.

“Pekerjaan konstruksi estimasi sampai bulan Juni. Perapihan kembali di estimasi sampai Juli, bergantung saat ini (pandemic) yang mana pekerjaan cukup berpengaruh dikarenakan virus covid-19,” tulis Saka Tarigan melalui pesan WhatsApp, Selasa (28/4/2020) sore.

Lanjut Saka Tarigan, untuk pelaksanaan pengerjaan proyek pihaknya terlebih dahulu telah meminta izin kepada beberapa stakeholder terkait.

Baca Juga:  Bolsel tak Lakukan Karantina Wilayah

“Izin ke Dinas PUPR dan Dishub Kota Manado, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan yang dilewati jalur proyek,” jelas Saka Tarigan.

Sementara untuk jalan yang dirusak akibat pengerjaan proyek, tambah Saka Tarigan, akan dilakukan perbaikan selesai pekerjaan konstruksi.

“Kondisi jalan akan dikembalikan seperti semula dan ditargetkan dikerjakan begitu pekerjaan konstruksi selesai. Sementara untuk pemanfaatan belum bisa dipastikan dikarenakan covid-19,” pungkas Saka Tarigan.

(YerrryPalohoon)


Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
841 votes

This will close in 10 seconds