Terkait Genangan Air Keruh sudah Dilaporkan Dirut PD Pasar Stenly Suwuh kepada Dinas PUPR

Genangan air keruh dan berbau jadi sumber penyakit


Manado – Genangan air keruh dalam Pasar Pinasungkulan Karombasan jadi perhatian manajemen PD Pasar.

Pasalnya, genangan air mengeluarkan aroma busuk tersebut tepat berada depan kantor PD Pasar Manado.

“Sudah saya tinjau dan ambil foto. Tiap minggu dibersihkan tapi setiap turun hujan kembali terjadi genangan,” jelas Direktur Utama (Dirut) PD Pasar, Stenly Suwuh, kepada wartawan Manadonews.co.id, melalui komunikasi handphone, Senin (4/5/2020) sore.

Stenly Suwuh menambahkan, saluran air yang tersumbat menjadi penyebab genangan.

“Sepertinya saluran air harus diperbaiki permanen, sudah saya sampaikan ke Dinas PUPR,” tukas mantan anggota DPRD Kota Manado ini.

Sebelumnya diberitakan, kondisi pasar-pasar tradisional di Kota Manado terbilang memprihatinkan.

Kebiasaan pedagang berjualan di tempat terlarang, lapak kotor dan tidak terurus, serta fasilitas pasar termasuk jalan tidak memadai menjadi masalah klasik pasar tradisional.

Terbaru, pedagang, pembeli dan masyarakat sekitar Pasar Pinasungkulan Karombasan, mengeluhkan kondisi salah-satu lokasi dalam pasar yang digenangi air selama bertahun-tahun.

Genangan air berwarna hitam keruh dan berbau terlihat tepat depan kantor PD Pasar dekat pemukiman masyarakat.

Baca Juga:  Rolling Kabinet Pemkab Bolmong, Paputungan: Lihat Perkembangan Senin Depan

“Genangan air sudah lama tidak pernah ada solusi dari pemerintah. Padahal, lokasi genangan tepat depan kantor PD Pasar,” ujar Nixon Kalengkongan, warga Lorong Israel, kepada wartawan Manadonews.co.id, Kamis (23/4/2020) lalu.

Nixon menambahkan, genangan air keruh tersebut sangat mengganggu kenyamanan masyarakat termasuk warga yang berbelanja di pasar.

“Selain mengganggu kenyamanan juga jadi sumber penyakit. Sekarang lagi waspada corona, justru ancaman nyata bagi kami adalah demam berdarah,” tandas dia diiyakan warga Lorong Israel lainnya.

Nixon berharap, pemerintah memperhatikan fasilitas pasar-pasar tradisional di Kota Manado untuk menarik masyarakat datang berbelanja.

“Misalnya, lokasi genangan air ini bisa dijadikan tempat parkir. Tapi, kondisi sekarang memiriskan. Kondisi begini sulit pasar tradisional bersaing dengan pasar moderen,” pungkas Nixon.

(YerryPalohoon)