Tekan Angka Positif Covid-19, Gubernur Sulut Terapkan Protokol Khusus

MINUT,MANADONEWS.co.id-Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE memaparkan program kerja dan upaya strategis Tim Gugus Tugas Percepatan penangganan COVID-19 Provinsi Sulut,Kamis (14/5/2020) dalam dialog interaktif Liputan petang TV One.

Dalam kesempatan itu Gubernur Olly Dondokambey antara lain memaparkan kondisi terakhir perkembangan Covid-19 di Sulut baik upaya pencegahan dan penangganan pasien terpapar virus Corona.

Dalam dialok interaktif dengan reporter TVOne dari Jakarta, Olly mengatakan bahwa secara umum pasien positif Virus Corona merupakan cluster pendatang (perjalanan,red) diantaranya Cluster Gowa serta sejumlah pendatang baik warga kota Sulut dan serta bukan yang datang dari daerah merah Covid-19.

“Fakta dilapangan 60 persen pasien Covid-19 yang dirawat merupakan cluster perjalanan pendatang dari wilayah penyebaran virus Corona tinggi, yang masuk ke Sulut.”kata Olly.

Untuk itu, selain terus melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara umum, saat ini pihaknya memperketat pengawasan pintu masuk kota Manado khususnya jalur Udara di bandara Internasional Sam Ratulangi dengan menerapkan proto atau kol kesehetan tambahan khusus

Olly menjelaskan, protokol khusus bagi para pendatang dan warga Kota Manado yang kembali ke kota Manado, seluruhnya dilakukan Rapid test meskipun yang bersangkutan mengantongi surat keterangan kesehatan dari daerah asal.

Baca Juga:  Kandouw - Mewoh Hadiri Puncak BBGRM Tingkat Provinsi di Langowan

“Meskipun hasil Rapit test menunjukkan negatif bagi warga Kota Manado tetap menjalani karantina selama seminggu di rumah singgah dan bagi warga pendatang akan ditampung di hotel yang telah disiapkan oleh Pemprov Sulut.”kata Olly sambil menegaskan jajaran Pemprov Sulut dalam menekan penyebaran virus Corona selain memperketat pengawasan pintu masuk juga bakal melakukan Rapid tes massal di wilayah yang dianggap rawan.

Dalam kesempatan dialog interaktif yang berlangsung selama 15 menit itu Gubernur Olly didampingi Victor Rarung (Staf Khusus) Novri Mantiri (Protokol),Jeffri Matindas (Diskominfo Sulut) dan Marwan Dias crew TV One di Manado.(nando)