Terapkan Protokol Kesehatan, Polda Sulut Gelar Halal Bi Halal

MANADO, Manadonews.co.id-Polda Sulut menggelar apel pagi dilanjutkan dengan kegiatan Halal Bi Halal perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, Kamis (28/5/2020).
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan apel AKP Bryan Tatontos Polda Sulut, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Secara bergiliran para personil saling menyapa tanpa berjabat tangan antara satu dengan lainnya, selalu menjaga jarak dan menggunakan masker,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, SIK.

Sementara Kapolda Sulut dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah kepada personil yang merayakan. “Hari ini kita berhalal bi halal saling maaf-memaafkan. Hari ini kita bersua dalam bentuk sederhana, karena situasi covid-19 merubah pola kehidupan kita, tapi itu tidak menghalangi kita untuk bersilaturahmi,” ujar Kapolda.

Kapolda juga mengatakan bahwa personil Polri bersama TNI adalah aparat yang bertugas menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, bangsa dan negara, termasuk memberikan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.

Kapolda mengingatkan agar seluruh personil tetap menjaga kesehatan masing-maisng.
Oleh karena itu Kapolda mengingatkan agar seluruh personil tetap menjaga kesehatan masing-masing.

Baca Juga:  Masa Pancaroba, Polda Sulut Gelar Apel Kesiapan Antisipasi Karhutla

 “Saya imbau personil selalu mempedomani 13 langkah yang sudah ditegaskan oleh Pemerintah untuk tetap menjaga kesehatan. Pesan saya kita tetap menjaga kesehatan fisik dan psikis,” ujar Kapolda.

Berikut 13 langkah protokol pencegahan yang dilakukan yaitu:

1.Pastikan aparat dalam kondisi sehat sebelum bertugas di lapangan.Apabila terdapat keluhan demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak nafas agar tidak ditugaskan dan istirahatkan di rumah.
2.Gunakan pakaian kerja saat bertugas, dengan baju berlengan panjang.
3.Wajib menggunakan masker, faceshield, dan sarung tangan.
4.Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.
5.Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.
6.Tetap memperhatikan jarak/physical distancing minimal 1 meter saat berhadapan dengan masyarakat atau rekan kerja pada saat bertugas.
7.Apabila aparat harus melakukan kontak fisik dengan masyarakat, segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.
8.Terapkan waktu kerja 8 jam sehari atau maksimal 12 jam/hari, 40 jam seminggu.
9.Saat pulang bertugas jangan langsung bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum membersihkan diri (mandi dan mengganti pakaian kerja).
10.Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik setiap hari selama 30 menit sehari serta istirahat cukup.Bila perlu konsumsi suplemen tambahan seperti vitamin C.
11.Lakukan pemantauan kesehatan secara berkala termasuk pemeriksaan rapid test COVID-19 atau sesuai indikasi medis.
12.Pastikan kendaran operasional yang digunakan dibersihkan secara berkala dengan desinfektan.

Baca Juga:  Polda Sulut Ungkap Kasus Pencurian dan Penggelapan Ranmor

13.Setiap aparat yang tidak masuk kerja karena sakit dengan gejala demam atau batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak nafas, wajib melaporkan kepada bagian kepegawaian/petugas kesehatan/fasilitas pelayanan kesehatan setempat, dan dilakukan pemantauan untuk mengetahui keterkaitannya dengan kriteria Covid-19 ODP, PDP, dan kasus konfirmasi positif Covid-19.(Ben)

Tags: