Kapolres Talaud berikan 10 Ton Beras ke Warga yang Belum tersentuh Bansos Pemerintah

TALAUD,Manadonews.co.id.-Kapolres  Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S irawan,SH .SIK.MH telah menyerahkan bantuan 10 Ton Beras  kepada para Kapolsek Jajaran untuk dibagikan kepada warga masyarakat di kabupaten kepulauan talaud yang belum pernah menerima Baksos dari pemerintah, Selasa , 9/6/2020 siang.

Giat penyerahan bantuan  beras  dilaksanakan di Aula Mapolres kepulauan Talaud, dilakukan   secara simbolis kepada 5 orang  warga masyarakat dan nantinya akan dibagikan oleh Polsek jajaran sesuai dengan data yang telah disiapkan diwilayahnya. 

Kapolres kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S Irawan,SH.SIK MH selesai membagikan beras kepada warga mengatakan, bahwa Bantuan 10 Ton beras tersebut berasal dari Mabes Polri yang diperuntukan kepada seluruh polres jajaran yang diperuntukkan bagi masyarakat yang belum tersentuh bantuan sosial dari pemerintah.

“Untuk tahap awal akan disebar sebanyak 10 Ton, akan dibagi berdasarkan penyebaran masyarakat yang membutuhkan,” ucap Kapolres.

Lanjutnya lagi, Kita mengimbau kepada warga masyarakat semoga apa yang diberikan ini semoga bermanfaat dan juga meringankan beban masyarakat .

“Saya juga minta kepada masyarakat ini akan memasuki tahap new normal, jadi tetap patuhi aturan – aturan  dari pemerintah terkait dengan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan covid 19 sehingga dengan adanya protokol kesehatan yang baik ,maka penyebaran covid 19 dapat ditekan,” terang kapolres.

Baca Juga:  Kapolres Talaud Minta Warga Jaga Kerukunan

Terkait  kegiatan menyambut HUT Bhayangkara ke 74, Untuk Polres kepulauan talaud juga akan melaksanakan kegiatan –kegiatan Anjangsana dan juga bhakti sosial kepada warga masyarakat terutama terakit upaya kepolisian mengurangi dampak ekonomi akibat terdampak pandemi covid 19.

Sementara itu salah satu warga penerima bansos dari Polri mengucapkan terima kasih atas bantuan beras dari polri.

“Terima kasih atas bantuan beras dari polri,semoga ini bisa membantu meringankan kebutuhan ekonomi kami disaat pandemi covid 19,” ucap Yansi Toesan.
(Jelo)