MANADO,MANADONEWS.CO.ID– Suasana ketegangan bercampur semangat membara mewarnai pelaksanaan lomba Renang Militer yang digelar secara serentak di dua lokasi berbeda, yakni di Kolam Renang Yonif 712/Wiratama, Tateli, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara dan Kolam Renang Pentadio, Provinsi Gorontalo, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh satuan Yonif 712/Wiratama, Yonzipur 19/Yudha Karya Nyata, Yonarmed 19/Bogani, Yonif TP 916/Bara Sakti, Yonif TP 868/Bantong Sakti, dan Kompi Kavaleri 10/Manguni Setia Cakti (MSC), Yonif 713/Satya Tama, Yonif 715/Motuliato, Yonif TP 824/Mo’e’a, dan Yonif TP 915/Bitu’o, ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kodam XIII/Merdeka, dan juga untuk memelihara sekaligus menguji ketangkasan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit TNI Angkatan Darat.
Selain itu, perlombaan ini juga menjadi ajang evaluasi untuk mengukur kesiapan operasional satuan. Lebih jauh, kemampuan renang militer adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi prajurit untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan pengusulan kenaikan pangkat (UKP).
Pelaksanaan lomba ini menuntut tingkat kesulitan dan stamina yang jauh lebih tinggi dibandingkan olahraga renang biasa. Para peserta diwajibkan menyelesaikan lintasan sepanjang 50 meter dengan mengenakan perlengkapan tempur, seperti pakaian PDL, helm militer, dan membawa senjata laras panjang. Setiap detik sangat berharga saat para prajurit dari masing-masing Satuan Tempur (Satpur) dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) saling menunjukkan mental baja dan fisik prima untuk membukukan catatan waktu tercepat di lintasan air.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa lomba renang militer ini bukan sekadar ajang adu kecepatan semata, melainkan tolak ukur kesiapan fisik dan mental prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok di segala medan.
“Renang Militer (Renmil) adalah salah satu dari 10 kemampuan dasar yang wajib dikuasai oleh setiap prajurit. Berbeda dengan olahraga renang pada umumnya, renmil ini menuntut perenang untuk mampu menyelesaikan jarak tempuh tertentu sambil membawa beban tambahan,” ujar Pangdam.
Pangdam juga menekankan pentingnya olahraga renang untuk membangun fisik, stamina, dan disiplin. Bagi prajurit, renang bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan kemampuan dasar mutlak yang diperlukan dalam medan tempur dan berbagai penugasan di lapangan. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan dapat bertanding secara maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan selama perlombaan berlangsung.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjadikan momentum ini sebagai sarana meningkatkan kebugaran, disiplin, dan semangat berprestasi,” tandasnya.
Sorai sorai dukungan dari rekan-rekan yang berdiri di tepi kolam terus menggema, membakar semangat para perenang. Adapun hasil perlombaan renang akan diumumkan bersamaan dengan hasil perlombaan lainnya pada saat puncak peringatan HUT ke-68 Kodam XIII/Merdeka yang akan datang. Semangat kompetisi yang ditunjukkan para peserta diharapkan menjadi cerminan jiwa korsa, disiplin, dan semangat pantang menyerah yang senantiasa melekat pada setiap prajurit Kodam XIII/Merdeka. (Regina.TS)












