Vaksin Corona Asal China Tiba di Indonesia

INTERNASIONAL,Manadonews.co.id-.Usaha para ilmuwan di beberapa negara maju untuk membuat vaksin corona terus dilakukan dan nampaknya memperlihatkan hasil memuaskan.

Dikutip dari Kompas.com, sebanyak 30 negara di seluruh dunia disebut terlibat dalam penelitian untuk menemukan vaksin Covid-19.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penelitian melibatkan sejumlah universitas, perusahaan farmasi, lembaga penelitian, dan laboratorium pemerintah. Salah satunya adalah perusahaan Sinovac Biotech Ltd.

Sebelumnya ada wacana jika Sinovac Biotech Ltd akan menyerahkan vaksin ke Indonesia.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kememterian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengatakan, vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd telah sampai di Indonesia pada Minggu (19/7/2020).

Dikutip dari Tempo.co bahwa Bandung akan menjadi lokasi uji klinis tahap akhir calon vaksin corona asal Cina ini. Tim menargetkan 1.620 relawan yang akan divaksin pada Juli ini. Lokasi vaksinasi direncanakan tersebar di enam lokasi.

Calon vaksin Covid-19 yang akan diuji klinis pada tahap ketiga atau akhir itu adalah CoronaVac buatan Sinovach Biotech di Cina.

Mereka bekerja sama dengan PT Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Baca Juga:  Panelewen Himbau Masyarakat tak Ragu Berobat ke RSUP Kandou

Vaksin yang akan diuji itu kabarnya sudah masuk ke Indonesia. Kementerian Luar Negeri sudah menyerahkan vaksin itu kepada PT Bio Farma.

“Vaksin Sinovac benar tiba hari ini,” ujar pelaksana tugas (Plt) juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah lewat pesan singkat, Ahad, 19 Juli 2020. Pihak Bio Farma yang dikonfirmasi Senin, 20 Juli 2020 mengakui kabar itu.

Ketua tim riset uji klinis itu, Kusnandi Rusmil, mengatakan setiap relawan nantinya akan divaksin sebanyak dua kali secara bertahap. Relawan akan dipilih secara ketat dengan sejumlah syarat kesehatan.

Tim riset uji klinis kini tengah menunggu persetujuan dari Komite Etik Penelitian Universitas Padjadjaran.

“Begitu Komite Etik sudah oke, kami akan jalan,” kata Kusnandi di laman resmi Unpad Rabu, 15 Juli 2020.

Proses penyuntikan calon vaksin Covid-19 itu direncanakan di enam lokasi, yaitu Rumah Sakit Pendidikan Unpad, kampus Unpad di Bandung, dan empat puskesmas di Kota Bandung.

Setelah penyuntikan, menurut Kusnandi, vaksin akan membangun kekebalan terhadap virus Covid-19 dalam 28 hari.

Baca Juga:  Rarung Dukung Pemerintah Tugaskan Dokter Spesialis Bertugas di Daerah

Hasil uji klinis itu baru akan diketahui sembilan bulan ke depan. Sebelumnya Kusnandi kepada Tempo mengatakan jangka waktu itu menurutnya yang optimal.

“Saya nggak mau gagal, dengan kualitas terjaga jangan sampai buang waktu, tenaga, dan dana,” katanya 17 Juni 2020.
(***/tim mn)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
365 votes

This will close in 10 seconds