Proyek Miliaran di Sangtombolang Gunakan Pasir Abal-Abal

BOLMONG,MANADONEWS.CO.ID,-Sebuah proyek pembangunan saluran irigasi di desa Lolanan Kecamatan Sangtombolang dengan dana berbanrol miliaran rupiah menjadi sorotan warga.
Proyek saluran irigasi berbanrol miliaran rupiah diduga dikerjakan secara asal jadi dengan menggunakan pasir abal-abal.


Proyek yang dikerjakan dibawah koordinasi PU Provinsi ini, diduga tidak menggunakan pasir yang memiliki kwalitas yang bermutu.


LSM Inakor Bolmong yang diwakili Abdul Azis mengatakan proyek yang bersumber dari APBN ini mestinya dikerjakan secara baik dan mengikuti standar kualitas bahan yang ada.


Bukan malah sebaliknya menggunakan material pasir sungai yang di duga tidak berkualitas.
“Saya menduga material pasirnya diambil dari sungai yang berdekatan dengan bibir pantai maelang. Dimana material yang di gunakan untuk pekerjaan irigasi ini tidak bisa di gunakan dikarenakan meterial pasir ini mengandung kadar garam yang tinggi,” jelasnya.


Pihaknya pun mendesak PU Provinsi untuk segera turun lapangan dan melakukan peninjauan pekerjaan, sebelum terlanjur banyak material yang akan terkumpul di area pekerjaan.


Mengomentari masalah ini. Salah satu toko masyarakat desa lolanan yang tidak mau di publikasikan namanya mengatakan, material pasir yang diambil dari belakang sekolah MTS itu tidak bisa digunakan karena mengandung kadar garam yang tinggi dan jika dipaksakan akan berbahaya.

Baca Juga:  Program PTSL di Bolmong Masih Berlanjut, BPN Terus Berpacu


“Pasir tersebut jelas tidak bisa di gunakan contoh pada waktu pekerjaan jembatan pasir itu tidak bisa di pakai. pasalnya, pasir tersebut sudah pernah di bawah kelaboratarium untuk di cek ternyata berdasarkan hasil cek kadar garamnya cukup tinggi,” ungkap warga desa lolanan. (David)

Tags:

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
458 votes

This will close in 10 seconds