Gugus Tugas Bolsel Tracking Orang Kontak Erat Dengan Paslon Positif COVID-19

BOLSEL,Manadonews.co.id-.Potensi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) semakin mengkhawatirkan. Apalagi pasca ditetapkannya dua orang publik figur daerah tersebut Riston Mokoagow (RM) dan Selviah van Gobel (SG) positif terpapar Covid-19.

Sebagaimana informasi yang dirangkum, hingga kini Tim Gugus Tugas dan Puskesmas se-Bolsel sedang melakukan tracking kepada masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien, mengingat salah satu dari pasien RM sempat tidak terdeteksi keberadaanya oleh Tim Gugus Tugas beberapa hari setelah dirinya ditetapkan positif.

Sesuai penyampaian Juru Bicara Gugus Tugas Bolsel, dr Sadly Mokodongan, hingga kini pihaknya sementara melakukan tracking kepada orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

“PKM (Puskesmas) sementara jalan, belum ada pasti dari tracking kita, namun untuk sementara sudah ada belasan orang,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Bolsel saat dikonfirmasi (07/09/2020).

Ditambahkan dr Sadly sebagai tindak lanjut dari hasil tracking ini nanti, orang-orangnya akan diperiksa secara intens.

Baca Juga:  OD-SK Terus Genjot Pembangunan Kawasan Perbatasan

“Untuk penangan kontak erat dari hasil tracking, bagi yang mempunyai gejala kita langsung lakukan swab, sementara yang tidak bergejala kita anjurkan untuk melakukan isolasi mandiri,” jelasnya .

dr Sadly juga mengakui, pihaknya kini sudah menemukan lokasi RM menjalani isolasi mandiri.

“Riston Mokoagow menjalani isolasi mandiri di Kotamobagu dan sudah dikunjungi oleh Dinas Kesehatan Kotamobagu. Sementara untuk  Untuk Selviah van Gobel tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya di Desa Toluaya, Kecamatan Bolaang Uki,” tutupnya.

Terpisah dr Tanti Korompot, Juru Bicara Gugus Tugas Kota Kotamobagu saat hubungi via selular membenarkan pernyataan dari Gugus Tugas Bolsel.

“Sesuai informasi yang kami terima dan itu sudah kunjungi, Pasien Domisili Bolsel tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di Kotamobagu. Kita juga sudah melaporkan ke aparat yang bertanggungjawab di wilayah itu. Jadi, jika yang bersangkutan keluar rumah atau menerima tamu tanpa sepengetahu kami, tentu kami akan laporkan ke pihak yang berwajib,
Di pihak yang berbeda,” katanya.

Gustamil Katili salah satu tokoh masyerakat Bolsel menegaskan, Riston Mokoagow dan Selviah van Gobel seharusnya mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, apalagi keduanya seorang publik figur di Bolsel.

Baca Juga:  Dongkrak PAD,Pemkab Bolmong Bakal Tambah Pembangunan 3 Pasar

Apapun alasannya, setelah keduanya (RM dan SG) dinyatakan positif, harusnya mereka mengikuti anjuran tenaga medis dan saya minta keduanya jangan dulu mengambil langkah-langkah yang justru bertentangan,” katanya.

Gustamil juga meminta Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolsel itu lebih paham terkait kondisi dan situasi yang mereka hadapi, mengingat resiko penularan Covid-19 cukup besar.

“Mungkin hal ini merugikan secara politis dan waktu bagi keduanya. Namun, anjuran tim medis juga menyangkut dengan kepentingan orang banyak, dalam hal ini masyarakat Bolsel sendiri,” sentilnya.

Tidak hanya itu, Gustamil Katili juga mendesak untuk RM dan SG agar tidak melakukan aktivitas politik entah itu konsolidasi atau semacamnya.

“Kenapa saya katakan demikian, karena hal ini tentu kita lihat bersama sisi mudharatnya yang lebih besar jika aktivitas itu terus dilakukan. Kita lihat kemanusiaannya, oleh karena itu, ada baiknya mereka menunggu sampai benar-benar pulih dan hasil tesnya kembali negative. Setelah itu silahkan kembali berjuang sebagai calon kepala daerah,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemprov Sulut Segera Launching Bibit Kelapa ODSK Lobu

Disisi lain, Gustamil Katili juga meminta seluruh elemen yang terlebat dalam pengendalian atau pencegahan penyebaran covid 19 harusnya lebih disiplin menjalankan tugas.

“Setelah new normal, kinerja satgas dan tim gugus Covid 19 sudah tidak seketat seperti beberapa bulan sebelumnya, padahal virus ini masih ada. Hal-hal kecil jangan dianggap sepele karena kesehatan masyarakat yang kita pertaruhkan. Masyarakat mungkin banyak yang awam dengan bahaya Corona, oleh karena sebaiknya kita tegakan aturan protocol kesehatan, tetap gunakan APD sebagaimana anjuran pemerintah,” tutupnya.
(Bobby)

Tags: