Kaki Kanan Chris Diamputasi, Siapa Yang Paling Bertanggung Jawab ? Chris Ditunggu Anak Bungsunya Bermain Bola

Manadonews, Tomohon – Chrisolid Wihyawari (32 tahun) tenaga kontrak (nakon) Pemkot Tomohon warga Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan harus menerima kenyataan hidup. Kaki kanannya dari bagian betis ke-bawah harus diamputasi.

Derita anak ke tujuh dari sebelas bersaudara Keluarga Wihyawari-Kirisio masih harus menahan sakit lantaran Chris masih akan dioperasi tulang pada bagian paha kaki kanannya dan perawatan luka dibagian belakang kepala dan kaki kirinya yang tersengat listrik.

Kepada Jurnalis yang sengaja menemui Chris tadi siang (Kamis, 1/10) sekira Pkl. 11.00 wita di ruangan Irina A Atas RSUP Prof. Kandou Manado, setelah mengetahui kalau kaki kanannya sudah diamputasi, Chris yang kesehariannya bekerja sebagai Petugas Damkar di Pemkot Tomohon hanya berucap pelan dan lemah.

“Saya sudah jadi begini mo bilang apa ? ungkap Chris dengan suara parau tersendat-sendat sambil menahan sakit akibat usai diamputasi.

“Saya siap menerima kenyataan,” ungkap Chris

“Dia so bilang, biar jo relakan itu kaki satu so tidak ada, yang penting ia tetap sehat, demi dirinya dan kesehatannya,” sambung isteri Chris, Novia Dien yang setia mendampingi Chris.

Baca Juga:  Rawung Sebut Misi PMI Makna Cinta Bagi Kemanusiaan

“Tuhan itu baik dan bersyukur sampai saat ini saya masih diberi hidup,” ungkap Chris sambil menangis.

Novia Dien yang dinikahi Chris tahun 2011 lalu, mengatakan kalau Chris dioperasi berkisar 3 jam.

“Masuk kamar operasi Selasa (29/9) Pkl. 12.30 wita. Lalu Rabu (30/9) dini hari sekira jam 03.00 wita Chris selesai diamputasi kaki kanannya.” sebut Novia.

Diceritakanya pula, kalau kedua anak mereka selalu menanyakan kapan Chris pulang. Selama ini sudah hampir sebulan di rumah sakit, kedua anak mereka hanya tahu kalau Chris dioperasi dan komunikasi hanya lewat video call.

Lewat video call, tadi malam kata Novia, anak yang bungsu (1 tahun 10 bulan) mengajak kepada Chris, “Papa main bola ? Iya kalau sudah di rumah baru main boleh ne,” jawab Novia, sementara Chris hanya terdiam.

Sebelumnya diwartakan di media ini (9/9), Chrisolid Wihyawari (32 tahun) warga Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan nyaris tewas tersengat listrik. Chris tenaga kontrak (nakon) Pemkot Tomohon menjadi korban sengatan listrik saat memasang baliho JGE-VB. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (5/9) malam sekira Pkl 23.30 wita di Jalan Raya /Depan Gedung Triple M Kelurahan Talete Satu.

Baca Juga:  Survei Bisa Saja Berubah Manakala Ada Penggiringan Isu

Akibat dari peristiwa itu, kaki kanan Chris dari betis ke bawah harus diamputasi. Lalu siapa yang paling bertanggung jawab ? (fry)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
3304 votes

This will close in 10 seconds