Seminar Temandiri di Masa Pandemi, RSUP Kandou Hadirkan Pembicara Berkompeten

MANADO,Manadonews.co.id–. Temandiri di masa pandemi covid 19
menjadi topik yang di bahas pada seminar yang di selenggarakan RSUP Kandou Manado, Jumat (23/10). Kegiatan ini di buka Dirut RSUP  Kandou, Dr dr Jimmy Panewen SpB-KBD.

Dengan menghadirkan  para pembicara yang berkompeten di bidangnya yakni Dr. dr Ivonne .E. Rotty, M.Kes selaku Direktur SDM pendidikan dan Umum, Dr. dr. Erwin kristanto SH Sp. FM(K) selaku Ketua Komite PMKP, dr Agung Nugroho, Sp. PD-KPTI selaku Konsultan Penyakit Tropik Infeksi, dr Henny Liwe M.Kes selaku Kepala Instansi Rawat Jalan, dan bertindak sebagai Moderator  dr. Ronaldy E.C. Tumbel Sp. THT KL selaku Ketua KSM THT KL koord. Sub Komite Manajemen Resiko.
Seminar yang mulai pada pukul 10.00 Wita, di aula Lantai 2 disiarkan secara langsung lewat youtube channel ‘SikumPro’.

Dr. dr. Ivonne .E.Rotty dalam materinya yang di berjudul “keselamatan pasien dan keluarga dalam masa pandemi covid-19 materi ini secara umum membahas bagaimana cara kita menerapkan protokol kesehatan dan di mulai dari lingkup keluarga yakni dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) agar terhindar dari  covid-19.
Dengan menerapkan protokol kesehatan akan menekan angka penularan covid-19 terlebih khusus protokol kesehatan dalam lingkup keluaraga, orang tua atau wali wajib mengawasi pemakaian masker pada balita, anak usia dibawah dua tahun hindari bertemu dengan orang lain.

Baca Juga:  Raih Kategori Pelayanan Terbaik, RSUP Kandou Terima Penghargaan Dari BPJS

“Jika terpaksa sebaiknya gunakan penutup kain atau kain gendong dan masker tidak di anjurkan untuk bayi yang  berumur di bawah dua tahun dan bagi penderita penyakit saluran pernapasan seperti asma, penderita kelumpuhan atau orang yang tidak punya kesadaran diri untuk melepaskan masker,” ujar dr Ivonne.

Selanjutnya dr. Henny Liwe M.Kes selaku Kepala Instansi Rawat Jalan juga menjelaskan tentang pentingnya informasi dan komunikasi di masa pandemi seperti saat ini.

“Informasi dan komunikasi sangatlah penting karena jika salah akan menyebabkan terjadinya hal- hal yang tidak di inginkan baik komunikasi dari pihak keluarga, pasien maupun dokter yang merawat serta dari instansi yang terkait. Jadi komunikasi harus efektif, jelas dan tepat waktu,” jelas
dr. Henny Liwe .

Selanjutnya dr Agung Nugroho, Sp. PD-KPTI sebagai Konsultan Penyakit Tropik Infeksi, membawakan materi mengenai “berobat yang aman di rumah sakit di masa wabah covid-19”.

“Covid -19 ini sangat cepat sekali menularnya, karna itu sangat perlu di lakukan isolasi mandiri atau karantina wilayah jika terjadi suatu wabah.
Kita ketahui bersama sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan virus covid-19, meski demikian untuk mencegah tertularnya kita dari virus ini, dapat menekan angka penularannya dan juga menerapkan protokol kesehatan,” jelas dr Agung Nugroho.

Baca Juga:  Mandiri di Masa Pandemi, Jadi Topik Seminar RSUP Kandou

Dr. dr. Erwin kristanto SH Sp. FM(K) selaku Ketua Komite PMKP sebagai pembicara membawakan materi yang berjudul Aspek Hukum Penanganan Jenazah Pesien Covid-19.

”Pada  dasarnya untuk menanggani jenazah yang meninggal akibat Covid-19, atau penyakit yang bisa menimbulkan wabah atau bahaya bagi masyarakat di sekitar walaupun seseorang itu punya hak.  tetapi hak itu akan di penuhi oleh negara selama hak tersebut tidak melanggar hak orang lain,” pungkasnya.

 
(Ben)

Tags:

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
5580 votes

This will close in 10 seconds