Survei Pilkada Manado Indonesian Observer juga Ungkap Seberapa Besar Pengaruh Isu SARA, Walikota Beda Agama dan Sinergitas

Manado – Selain elektabilitas pasangan calon (Paslon), Indonesian Observer Survei and Consulting juga melakukan survei perilaku pemilih untuk Pilkada Kota Manado 2020.

Dijelaskan Andre Mongdong, peneliti Indonesian Observer pada konferensi pers di Hotel Quality, Selasa (3/11/2020) sore, pihaknya juga melakukan survei menanyakan kepada responden, apakah isu suku, agama, ras dan antar golongan (Sara) yang belakangan ini berkembang dapat mempengaruhi pilihan ibu/bapak?

“Dari pertanyaan ini, yang menjawab ya, mempengaruhi pilihan hanya 14,9 persen, sementara mayoritas responden sebesar 83,1 persen menjawab tidak mempengaruhi pilihan, tidak tahu atau tidak jawab (TT/TJ) 1,9 persen,” jelas Mongdong.

Sementara, untuk pertanyaan apakah keberatan atau tidak keberatan dipimpin Walikota beda agama?

“Sebanyak 91 persen menjawab tidak keberatan, keberatan hanya 7,9 persen, dan tidak tahu atau tidak jawab 1,1 persen,” terangnya.

Salah-satu pertanyaan menarik kepada responden, dikatakan Andre Mondong, yakni seberapa penting sinergitas antara Walikota dan Gubernur untuk keberhasilan pembangunan daerah?

“Sebanyak 77 persen responden menjawab sangat penting, 20 persen mengaku tidak penting, dan tidak tahu atau tidak jawab hanya 3 persen,” tukas Andre Mongdong.

Baca Juga:  Komunitas Pencinta Alam Nyatakan Dukungan sekaligus Harapan kepada AA-RS, Ini Tanggapan Richard Sualang

Sebelumnya diberitakan, elektabilitas Andrei Angouw dan Richard Sualang menjelang Pilkada 9 Desember 2020 semakin melejit.

Paslon yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra di Pilkada Kota Manado ini, unggul dalam survei Indonesian Observer Survei And Consulting melalui rilis pada konferensi pers di Hotel Quality, Selasa (3/11/2020) sore.

Peneliti Indonesian Observer, Andre Mongdong didampingi Dr. Joy Tulung dan Noldy Salindeho, memaparkan hasil survei tingkat elektabilitas 4 pasangan calon pada Oktober 2020.

Paslon Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS) diusung PDI Perjuangan dan Gerindra meraih 38,5 persen, Mor Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) diusung Demokrat dan PAN 25,9 persen, Paulina Runtuwene-Harley Mangindaan (Paham) diusung Nasdem, PSI dan Hanura 18,2 persen, Sonya Selviana Kembuan-Syarifudin Saafa (SSK-S2) diusung Golkar dan Hanura 6,1 persen.

Hasil survei juga mengungkap 5,4 persen responden masih merahasiakan pilihan, dan tidak tahu/tidak jawab 5,9 persen.

Dijelaskan, waktu pelaksanaan survei 19-22 Oktober 2020, teknik sampling multi stage random sampling secara bertingkat dan acak.

Populasi 328.357 jiwa (DPT Pemilu 2020), responden 522 orang, margin of eror 4,52 pada tingkat kepercayaan 95 persen. Independen variabel: 85 variabel. Pengumpulan data wawancara tatap muka.

Baca Juga:  Bupati Minahasa Serahkan SK Tenaga Guru Tidak Tetap dan Lepas Kontingen Olimpiade Sains

(JerryPalohoon)


Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
6046 votes

This will close in 10 seconds